Meuseuraya Toet Lemang HUT ke-24 Abdya, Massa Bakar 15 Ribu Batang di Krueng Beukah

Panggung Toet Leumang
Panggung Kegiatan Meuseraya Toet Lemang dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), yang dilaksanakan di banataran Sungai Krueng Beukah, Gampong Lhung Asan - Lhung Tarok, Kecamatan Blangpidie, Sabtu (25/04/2026). [Foto: TA018/Rahasiaumum.com]

Blangpidie.RU – Pemerintah Aceh Barat Daya (Abdya) bersama unsur Forkopimda, BUMN, BUMD, serta masyarakat secara massal membakar lemang sebanyak 15 batang dalam kegiatan bertajuk Meuseuraya Toet Lemang.

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-24 Kabupaten Abdya pada Sabtu, 25 April 2026 di bantaran sungai Krueng Beukah, Gampong Lhung Asan–Lhung Tarok, Kecamatan Blangpidie.

Pantauan di lokasi, suasana tampak semarak sejak pagi. 15 ribu batang lemang terlihat berjajar rapi di sepanjang jalan menuju Kantor Dinas Pendidikan Abdya. Proses pembakaran menimbulkan asap yang mengepul, sementara warga dari berbagai wilayah memadati area untuk menyaksikan langsung.

Ratusan pelaku UMKM juga tampak menjajakan aneka makanan dan minuman di lokasi kegiatan. Panitia menyiapkan tape sebanyak 34 ribu bungkus sebagai pelengkap selain lemang.

Ketua Panitia HUT ke-24 Abdya, Jufri Yusuf, menyebut pembakaran lemang mencapai 15 ribu batang. Ia mengatakan pemerintah Abdya menargetkan kegiatan ini sekaligus sebagai upaya pencetakan rekor.

“Lemang yang dibakar hari ini 15 ribu batang. Pemerintah Abdya ingin cetak rekor muri,” kata Jufri.

Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga memiliki nilai strategis karena berpotensi membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Ia menilai kebutuhan bahan baku seperti beras ketan, bambu, kelapa, dan daun pisang meningkat untuk produksi lemang dan tape.

Jufri menegaskan, peringatan HUT Abdya juga dirancang tidak sekadar seremonial, melainkan dioptimalkan melalui berbagai event agar terjadi perputaran ekonomi di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini juga sebagai ajang promosi daerah sekaligus membangkitkan ekonomi lokal,” pungkas Jufri.(T018)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...