Pembeli Sepi, Alasan Pedagang Subulussalam Berjualan di Badan Jalan

Pedagang yang berjualan di badan jalan, Jalan Nyak Adam Kamil,Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam. Kamis 23 April 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/MB017]

Subulussalam. RU – Ruas Jalan Nyak Adam Kamil di kawasan Pasar Harian Kota Subulussalam masih dipadati pedagang yang menggelar lapak di badan jalan, Kamis (23/04/2026).

Kondisi ini terjadi meski pemerintah telah menyediakan lokasi khusus untuk aktivitas jual beli.

Sejumlah pedagang memilih bertahan di bahu jalan dengan alasan ekonomi.

Mereka menilai lokasi resmi yang disiapkan sepi pembeli sehingga berdampak pada penurunan pendapatan.

Erna, salah satu pedagang, mengaku terpaksa kembali berjualan di pinggir jalan setelah mencoba menempati kios yang disediakan pemerintah.

“Saya berjualan di sini karena kalau di dalam tempat yang disediakan pemerintah itu jualan saya tidak laku. Sebelumnya saya sudah mencoba berjualan di lokasi kios yang disediakan, tapi terpaksa keluar lagi,” ujarnya.

Situasi ini menjadi tantangan bagi Pemerintah Kota Subulussalam, terutama Dinas Perhubungan.

Imbauan untuk mengosongkan bahu jalan dan trotoar telah berulang kali disampaikan, khususnya di area Pasar Rakyat Kecamatan Simpang Kiri yang memiliki tingkat kepadatan tinggi.

Pemerintah menilai keberadaan lapak di atas badan jalan mengganggu kelancaran arus kendaraan.

Selain memicu kemacetan, kondisi tersebut juga meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan dan pedagang.

Padahal, fasilitas pasar dengan kios bersekat telah disiapkan guna menampung aktivitas perdagangan.

Masyarakat berharap ada langkah konkret agar penataan tidak sekadar relokasi, tetapi mampu menarik pembeli ke dalam area pasar sehingga ketertiban di sepanjang Jalan Nyak Adam Kamil dapat terjaga tanpa merugikan pelaku usaha kecil.(MB017)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...