Blangpidie. RU – Sawi dan pakcoy hasil budidaya siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Aceh Barat Daya (Abdya) dipanen pada Sabtu (19/09/2026).
Budidaya sayuran dengan metode bioflok tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah membekali siswa dengan keterampilan dan kemandirian.
Panen dilakukan bersama Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Aceh Wilayah Abdya, Andri Nofidar, Kepala SLB Negeri setempat Faisal YR, pengurus Darma Wanita, guru, dan siswa.
Andri mengapresiasi siswa, guru, serta pihak sekolah yang mampu mengembangkan budidaya sayuran meski menghadapi berbagai keterbatasan.
Menurut dia, kegiatan tersebut menunjukkan kemampuan siswa mengembangkan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Ini adalah bukti bahwa keterbatasan tidak menjadi penghalang untuk berkarya,” kata Andri, kepada rahasiaumum.com dilokasi.
Ia menilai semangat siswa SLB Negeri Abdya juga dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya.
“Semangat anak-anak kami di SLB ini menjadi contoh bagi siswa-siswi SMA dan SMK di Abdya,” ucapnya.
Andri menegaskan Cabang Dinas Pendidikan akan terus mendukung program sekolah, termasuk pengembangan keterampilan siswa SLB agar memiliki daya saing ketika terjun ke lingkungan sosial maupun dunia kerja.
“Kita ingin mereka tidak dianggap anak-anak yang lemah dan tidak mampu berkarya. Tapi kita harus membuktikan bahwa mereka adalah anak-anak istimewa yang juga memiliki potensi dan keahlian tanpa bergantung penuh pada orang lain,” imbuh Andri.(T08)













