Aceh Besar. RU – Puskesmas Kuta Malaka meluncurkan inovasi layanan kesehatan jiwa berbasis komunitas bertajuk “Rumoh Jiwa Malaka” untuk menekan kekambuhan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) sekaligus memperkuat peran keluarga dalam proses pemulihan.
Program yang digagas dr. Eli Diana ini lahir sebagai respons atas sejumlah tantangan, mulai dari tingginya angka kekambuhan, stigma sosial, hingga terbatasnya akses layanan bagi pasien dan keluarga.
“Program Rumoh Jiwa Malaka ini merupakan pendekatan komprehensif berbasis komunitas. Kami ingin memastikan ODGJ mendapatkan pendampingan yang tepat, sekaligus memperkuat kapasitas keluarga sebagai caregiver dalam proses perawatan,” kata Eli Diana, Kamis (16/04/2026).
Inovasi tersebut mencakup kelas ODGJ dan kelas caregiver untuk edukasi serta peningkatan kemampuan keluarga, layanan Klinik Rumoh Jiwa, kunjungan rumah (home care jiwa), serta kelompok dukungan pemulihan di tingkat masyarakat.
Sejauh ini, implementasi program dinilai menunjukkan hasil positif, terutama dalam peningkatan kualitas hidup pasien dan percepatan pemulihan melalui layanan klinik yang telah berjalan.
Ke depan, Puskesmas Kuta Malaka juga menyiapkan pembentukan kader “Duta Jiwa Malaka” di tingkat gampong sebagai penggerak keberlanjutan program.
Eli Diana berharap inovasi ini dapat menekan kekambuhan, mengurangi stigma, serta memperluas akses layanan kesehatan jiwa.
“Pada akhirnya, ODGJ dapat pulih secara optimal dan kembali berfungsi di tengah masyarakat,” tambahnya.
Puskesmas Kuta Malaka menegaskan komitmen untuk menghadirkan layanan kesehatan jiwa yang inklusif dan berkelanjutan demi terciptanya lingkungan masyarakat yang lebih peduli serta bebas stigma di Aceh Besar.(*)














