Banda Aceh. RU – Sejumlah pengurus Partai NasDem Aceh mendatangi Kantor PWI Aceh pada Rabu (15/04/2026) untuk menyampaikan keberatan terhadap pemberitaan Majalah Tempo.
Rombongan yang terdiri dari anggota DPRA, DPRK, serta sayap partai itu diterima Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin bersama jajaran dan wartawan lintas media.
Pandangan awal disampaikan Sekretaris NasDem Aceh H. Heri Julius, Ketua Fraksi DPRA Nurchalis, Bendahara Fraksi Martini, serta anggota DPRA M. Hatta Bulkaini.
Mereka menilai laporan utama Tempo telah menghina Ketua Umum Surya Paloh.
“Kami berharap PWI Aceh bersama rekan-rekan PWI se-Indonesia bisa menyuarakan kekecewaan kami terhadap Tempo,” ujar Heri Julius.
Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin menyatakan memahami kekecewaan tersebut, namun menegaskan penyelesaian sengketa pers berada di ranah Dewan Pers.
“Jika NasDem dirugikan oleh karya jurnalistik yang dibuat Tempo, maka jalur penyelesaiannya langsung ke Dewan Pers. Meski demikian kami berharap pemberitaan yang dikutip oleh rekan-rekan wartawan dari forum pertemuan kita di PWI Aceh bisa sampai dan ditanggapi oleh Tempo dan Dewan Pers,” kata Nasir.
Dalam dokumen yang diserahkan, NasDem menilai laporan Tempo edisi 13–16 April 2026 mengandung unsur pelecehan sistematis, framing yang menyudutkan, serta opini yang menggambarkan partai sebagai entitas pragmatis.
Atas itu, partai menuntut permintaan maaf tertulis dan meminta agar pemberitaan serupa tidak terulang.(R015)














