Antisipasi Cuaca Ekstrem, Polres Abdya Dirikan Posko Kesiapsiagaan

Kapolres Abdya melakukan pengecekan Kesiapsiagaan personel, alat, dan kendaraan untuk kesiapan menghadapi darurat bencana tahun 2026, di lapangan Mapolres setempat. Rabu 15 April 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/T018]

Blangpidie. RU – Polres Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar Apel Siaga Bencana 2026 sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi bencana alam di wilayah hukumnya, Rabu (15/04/2026).

Kegiatan yang dipimpin Kapolres Abdya AKBP Agus Sulistianto itu berlangsung di lapangan Mapolres Abdya, Jalan Perkantoran Bukit Hijau, Kecamatan Blangpidie.

Selain apel, jajaran kepolisian juga mendirikan posko kesiapsiagaan sebagai respons atas peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi cuaca ekstrem.

BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang serta petir dalam beberapa hari ke depan.

Kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang di hampir seluruh wilayah Aceh, termasuk Abdya, terutama pada periode 11–20 April 2026.

Usai kegiatan, Kapolres bersama jajaran melaksanakan Tactical Floor Game (TFG), yakni simulasi taktis menggunakan peta atau maket guna menyamakan persepsi strategi pengamanan sebelum, saat, dan setelah bencana.

“Kegiatan ini kita laksanakan dalam rangka kesiapsiagaan bencana alam tahun 2026 yang berdampak gangguan kamtibmas dan kamseltibcarlantas serta kontijensi di wilayah Kabupaten Abdya,” kata Agus.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut rilis resmi Bupati Abdya Safaruddin serta peringatan BMKG terkait peningkatan curah hujan signifikan selama sepekan ke depan.

Berdasarkan pemetaan daerah rawan oleh BPBK Abdya, terdapat tiga kecamatan dengan tingkat risiko tinggi, yaitu Blangpidie yang berpotensi banjir akibat luapan Sungai Krueng Beukah, Susoh dengan ancaman banjir rob serta genangan pesisir, dan Lembah Sabil yang rawan longsor di ruas jalan perbukitan.

“Kami tidak ingin kecolongan dan bergerak tanpa persiapan. Prinsipnya adalah preventif dan cepat tanggap. Seluruh personel Polres hingga jajaran Polsek sudah disiagakan 24 jam penuh, terutama di wilayah hukum yang petanya merah,” ucap Agus.(T018)

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...

Menata Harapan di Tengah Luka

Bupati Aceh Tamiang. Irjen Pol (P) Drs Armia Pahmi, MH. Bersama masyarakat penghuni Huntara. (Foto dok/rahasiaumum.com/Awelatam)

Menunggu Realisasi di Tengah Pemulihan

Kunjungan Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, ke Kabupaten Aceh Tamiang kembali menegaskan satu hal;...

Yang Terlewat Kini Dikejar; Pendataan Tahap III Dibuka untuk Warga Terdampak

Di balik angka-angka bantuan, ada satu hal yang paling menentukan: data. Di Aceh Tamiang, pemerintah...

Saat Dana Stimulan Dipertaruhkan

Kualasimpang. RU – Ketika verifikasi lapangan, tekanan sosial, dan koordinasi birokrasi menentukan nasib bantuan warga...