Penyegaran Jabatan, Aceh Timur Lantik 145 Pejabat

Suasana pelantikan pejabat administrator dan pengawas, termasuk 14 camat, di Aula Serbaguna Pendopo Bupati Aceh Timur. Senin 30 Maret 2026. [Foto Dok : Prokopim Aceh Timur/rahasiaumum.com]

Aceh Timur. RU – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky melantik 145 pejabat administrator dan pengawas, termasuk 14 camat, di Aula Serbaguna Pendopo Bupati, Senin (30/03/2026).

“Sekitar 145 pejabat kita berikan waktu satu tahun untuk menunjukkan kinerja, prestasi, dan dedikasinya. Setelah itu akan dilakukan evaluasi,” ujar Al-Farlaky.

Pelantikan ini sebagian besar merupakan pergeseran jabatan sebagai upaya penyegaran organisasi.

Bupati menekankan pentingnya disiplin, administrasi tertib, kolaborasi tim, serta keselarasan kerja mengikuti ritme kepemimpinan.

“Yang kita bangun adalah kerja tim, bukan individu. Jika tim solid, nama dinas dan pemerintah yang akan terangkat,” katanya.

Khusus camat di wilayah terdampak banjir, Al-Farlaky meminta percepatan pemulihan, termasuk pembangunan infrastruktur, huntara, dan distribusi bantuan.

Ia juga mendorong koordinasi erat antara camat, kepala desa, dan perangkat gampong.

Beberapa pergantian camat antara lain: Adnan, S.Ag menjadi Camat Peudawa; Cut Sriwahyuni, S.E di Simpang Jernih; Taufiq Hidayat di Peureulak Timur; Furqan Febriansyah di Birem Bayeun; Zainal Abidin di Rantau Selamat; dan Mahyuddin di Ranto Peureulak. Pejabat lain menjalani rotasi untuk menyesuaikan kapasitas dan pengalaman di unit baru.

Al-Farlaky menegaskan seluruh pejabat harus terus mengembangkan kompetensi, berinovasi, dan mendukung pencapaian visi misi pemerintah daerah.

“Tunjukkan dedikasi dan kompetensi agar prestasi dinas sejalan dengan visi misi yang kita tetapkan,” pungkasnya.(*)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...