Aceh Timur. RU – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meninjau progres pembangunan hunian sementara (huntara) di Gampong Blang Senong, Kecamatan Pante Bidari, Sabtu (28/03/2026).
Ia menegur keras vendor pelaksana yang proyeknya jauh dari target, sementara warga korban bencana masih menunggu tempat tinggal layak.
“Ini bukan proyek biasa. Ini menyangkut nasib masyarakat yang sedang butuh tempat tinggal. Kenapa bisa terbengkalai begini? Ini belum selesai dengan layak,” tegas Al-Farlaky.
Ia menekankan pemerintah tidak mentolerir pekerjaan asal-asalan dan meminta evaluasi menyeluruh terhadap pelaksana, termasuk kemungkinan pemutusan kontrak jika progres tidak membaik.
Al-Farlaky menegaskan meski proyek huntara merupakan program BNPB, pemerintah daerah tetap mengawal hak warga terdampak.
“Kami tidak lepas tangan. Ini program BNPB, termasuk vendornya. Namun karena ini menyangkut rakyat kami, tetap akan kami kawal sampai tuntas,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, perwakilan BNPB, Isroil Samihardjo, mengakui kendala pendistribusian material, namun memastikan pembangunan akan selesai dalam 10 hari.
“Kami akan mengevaluasi seluruh vendor yang bermasalah. Insyaallah dalam 10 hari ke depan pembangunan ini akan kita rampungkan,” katanya.(*)














