Mantan Kepala Kantor Pos Teunom Dihukum 4,5 Tahun Penjara

Kakan POS
Sidang kasus korupsi KCP Teunom di Pengadilan Negeri Banda Aceh. (Foto: Dok PN Banda Aceh)

Calang. RU – Majelis hakim Pengadilan Tipikor Banda Aceh memvonis mantan Kepala Kantor Pos Indonesia Cabang Pembantu (KCP) Teunom, Kabupaten Aceh Jaya, Syahrial, dengan pidana 4 tahun 6 bulan penjara.

Ia dihukum lantaran terbukti bersalah melakukan penyelewengan dana kas perusahaan sebesar Rp 322.515.774

Putusan tersebut dibacakan oleh majelis hakim ketua, Jamaluddin, dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Banda Aceh pada Jumat, 6 Maret 2026.

Sebagaimana amar putusannya, majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan subsider jaksa penuntut umum.

“Menjatuhkan terhadap terdakwa dengan pidana selama 4 tahun dan 6 bulan kurungan. Membebankan terhadap terdakwa membayar denda sebesar Rp 50 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar, diganti dengan pidana kurungan selama 50 hari.

Tak hanya itu, terdakwa juga dihukum membayar uang pengganti sebesar Rp 322 juta lebih tersebut, dengan ketentuan apabila tidak dibayar, maka diganti dengan pidana penjara selama dua tahun.

Untuk diketahui, JPU mendakwa terdakwa melakukan penyelewengan dana kas perusahaan pada periode Juni hingga Juli 2023 di Kantor Pos KCP Teunom, Aceh Jaya.

Saat menjabat sebagai kepala kantor, terdakwa disebut mengambil uang kas perusahaan dan menggunakannya untuk kepentingan pribadi tanpa pertanggungjawaban yang sah.

Atas putusan tersebut, terdakwa melalui kuasa hukumnya menyatakan menerima vonis majelis hakim. Sementara jaksa penuntut umum juga menyatakan menerima putusan tersebut.(TH05)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...