Diduga Dana Ketahanan Pangan Tidak Transparan, Warga Datangi Inspektorat

Warga Desa Terutung Seperai saat menanyakan laporan terkait program Ketahanan Pangan, di Inspektorat Aceh Tenggara pada Selasa 27 Januari. Rabu 28 Januari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/AFW016]

Kutacane. RU – Warga Desa Terutung Seperai, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, mempertanyakan dugaan ketidaktransparanan pengelolaan dana ketahanan pangan desa.

Dugaan tersebut disampaikan warga melalui laporan resmi ke Inspektorat Aceh Tenggara dan kembali dipertanyakan karena belum adanya kejelasan hasil pemeriksaan.

Puluhan warga mendatangi Kantor Inspektorat Aceh Tenggara pada Selasa, 27 Januari 2026, untuk meminta kepastian tindak lanjut atas laporan yang telah mereka ajukan sepekan sebelumnya.

Laporan itu berkaitan dengan program ketahanan pangan desa yang diduga tidak dilaksanakan sesuai perencanaan dan tidak terbuka kepada masyarakat.

Salah satu warga, Mutardi, mengatakan masyarakat menilai tidak adanya transparansi dari pemerintah desa, khususnya terkait perencanaan, pelaksanaan, dan penggunaan anggaran program ketahanan pangan.

“Warga tidak pernah mendapatkan penjelasan rinci mengenai kegiatan dan anggaran yang digunakan. Ini yang menjadi keberatan utama masyarakat,” kata Mutardi, kepada rahasiaumum.com, Rabu (28/01/2026).

Menurut dia, laporan masyarakat juga mencantumkan dugaan sejumlah kegiatan yang tidak dikerjakan atau tidak tepat sasaran.

Karena itu, warga mendesak Inspektorat segera menyelesaikan pemeriksaan dan mengeluarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).

Mutardi menambahkan, warga berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara mengambil langkah tegas apabila ditemukan pelanggaran dalam pengelolaan dana desa, termasuk mengevaluasi Penjabat Kepala Desa Terutung Seperai.

Masyarakat, kata dia, akan terus mengawal proses pemeriksaan tersebut hingga tuntas. Jika tidak ada kejelasan, warga mempertimbangkan untuk membawa persoalan ini ke aparat penegak hukum.

Sementara itu, Inspektur Pembantu Khusus (Irbansus) IV Inspektorat Aceh Tenggara menyatakan laporan dugaan ketidaktransparanan pengelolaan dana ketahanan pangan di Desa Terutung Seperai telah diterima dan sedang diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.(AFW016)

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...