Pemko Banda Aceh Tetapkan Peta Ketahanan Pangan

Pemko Banda Aceh Tetapkan Peta Ketahanan Pangan

Banda Aceh. RU – Dalam rangka menindaklanjuti arahan pemerintah pusat, Pemerintah Kota Banda Aceh telah menetapkan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan 2024.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Wali Kota Banda Aceh tahun 2024 tentang Peta Ketahanan Pangan dan Kerentanan Pangan Pemerintah Kota Banda Aceh yang ditandatangani oleh Pj Wali Kota Almuniza Kamal.

Adapun Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan Banda Aceh, meliputi daerah yang rentan pangan sebanyak 22 gampong/desa dan daerah yang tahan pangan sebanyak 68 gampong.

Peta ketahanan dan kerentanan pangan dimaksud, digunakan sebagai pedoman bagi Pemko Banda Aceh dalam menyusun rekomendasi kebijakan di bidang ketahanan pangan 2025.

Menurut Almuniza Kamal, pihaknya bergerak cepat dalam menetapkan peta ketahanan pangan karena itu merupakan instruksi khusus dari Presiden RI Prabowo Subianto.

“Alhamdulillah, Banda Aceh sudah memiliki dokumen dokumen penting yang menjadi acuan pewujudan swasembada pangan sebagaimana arahan bapak presiden,” ujarnya.

Masih menurut Almuniza, Banda Aceh yang memiliki lahan terbatas memerlukan pendekatan berbeda dibanding daerah lain di Aceh dalam menyukseskan program nasional tersebut.

“Walau tidak punya lahan pertanian dan peternakan, namun kita memiliki program pertanian perkotaan (urban farming) yang kita kemas melalui kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Dan saya kira kondisi ini bisa kita optimalkan,” ujarnya lagi.

Sebagai ibukota provinsi, Kota Banda Aceh merupakan Kota Perdagangan dan Jasa dan untuk pasokan pangan di ibu kota bergantung dari kabupaten/kota tetangga hingga luar provinsi. “Jadi fokus kita pada rantai distribusi guna menjamin ketahanan pangan di Banda Aceh.”

Oleh sebabnya, kerja sama dengan daerah produsen dan distributor perlu terus ditingkatkan. “Bukan hanya untuk memasok komodoti ke kota kita, tapi juga mendorong pemasaran berjalan dengan lancar,” ujar Almuniza.(*)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...