Pengungsi Terserang Diare, Dinkes Waspadai Penyakit Menular

kesehatan pengungsi
Pengungsi korban banjir memeriksa kesehatan di Bireuen. (Foto: ANTARA)

Banda Aceh. RU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Aceh menyatakan mulai mewaspadai penyakit menular di titik-titik pengungsian korban banjir di sejumlah kabupaten kota yang terdampak bencana pada November 2025.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, Ferdiyus, Minggu (25/01/2026) mengatakan para pengungsi korban banjir mulai terserang penyakit menular di antara inspeksi saluran pernafasan akut, gatal-gatal, dan diare.

“Kami mulai mewaspadai penyakit menular tersebut, termasuk campak. Campak ini yang kami khawatir dan kalau menular bisa menjadi kejadian luar biasa,” katanya.

Untuk penyakit menular tersebut, pihaknya sudah mengarahkan tenaga kesehatan di lapangan agar menempatkan pasien ke tenda terpisah. Serta memantau pasien dan pengungsi lainnya serta memastikan tidak ada penularan.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dalam menangani penyakit menular di titik-titik pengungsian serta memantau kebutuhan kesehatan masyarakat dan obat-obatan yang dibutuhkan,” katanya.

Ferdiyus mengatakan pihaknya memfokuskan penanganan kesehatan di sembilan kabupaten kota terdampak bencana banjir.

Selain itu, Dinas Kesehatan Provinsi Aceh mendirikan empat posko yang menjangkau daerah bencana

Empat posko tersebut berada di Kabupaten Pidie Jaya, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara, dan Kota Langsa.

Selain posko, sebanyak 794 tenaga kesehatan terus bergerak di lapangan menangani kesehatan masyarakat terdampak bencana.

Berdasarkan data dari lapangan, kata dia, pengungsi yang terserang penyakit inspeksi saluran pernafasan akut mencapai 10 ribuan orang, diare ada 1.300-an, dan flu juga mencapai 1.300-an.(TH05)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...