Tuntut Perpanjangan SK, Nakes Aceh Besar Aksi di Kantor Bupati

Wakil Bupati Syukri A Jalil berdialog dengan tenaga kesehatan saat menyampaikan aspirasi di Jantho. Rabu 14 Januari 2026. [Foto Dok : MC Aceh Besar/rahasiaumum.com]

Aceh Besar. RU – Seratusan tenaga kesehatan mendatangi Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Rabu (14/01/2026), untuk menyampaikan aspirasi terkait perpanjangan Surat Keterangan (SK) bakti.

Penyampaian tuntutan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Aceh Besar Syukri, didampingi jajaran pejabat daerah dan unsur kepolisian.

Menanggapi aspirasi tersebut, Syukri menyatakan pemerintah daerah memiliki keinginan untuk mengakomodasi seluruh tenaga kesehatan, pendidik, serta tenaga administrasi ke dalam sistem pemerintahan.

Namun, langkah itu dibatasi oleh regulasi nasional dalam penataan aparatur sipil negara.

“Terus terang, kita punya keinginan untuk menampung semua potensi yang selama ini telah mendedikasikan diri bagi pembangunan daerah, tetapi hal itu dapat menyalahi aturan yang telah ditetapkan oleh KemenPAN,” ujarnya.

Ia menjelaskan Pemkab Aceh Besar telah melakukan pendataan honorer sejak 2021–2022 sesuai arahan KemenPAN-RB, sehingga sebagian di antaranya lulus seleksi PPPK.

Selain itu, pemerintah daerah juga menampung 2.407 orang kategori R3T dan R4 sebagai PPPK paruh waktu.

Syukri menegaskan berlakunya UU ASN 2023 per 1 Januari 2026 tentang penghapusan honorer membuat pemerintah daerah tidak lagi memiliki kewenangan menerbitkan SK honorer.

“Pemkab Aceh Besar tidak berniat menelantarkan tenaga yang telah berkontribusi, tetapi penerbitan SK setelah aturan berlaku dapat dianggap melanggar hukum,” katanya.

Syukri meminta agar regulasi terkait ASN disosialisasikan secara luas agar dipahami semua pihak.

Aspirasi tenaga kesehatan tersebut akan dicatat sebagai bahan pembahasan lanjutan dan disampaikan kepada pemerintah pusat apabila diperlukan.(*)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...