30 Kapal Nelayan Aceh Timur Rusak Akibat Banjir

kapal nelayan
Kapal nelayan yang rusak akibat banjir di Kabupaten Aceh Timur. (Foto: ANTARA)

Idi. RU – UPTD Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi, Kabupaten Aceh Timur, menyatakan sebanyak 30 kapal nelayan di daerah itu rusak akibat banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.

Kepala UPTD Pelabuhan PPN Idi Ermansyah di Aceh Timur, mengatakan kerusakan kapal nelayan terjadi saat banjir dari hulu dengan arus deras ke kawasan muara dan pesisir, menghantam deretan kapal yang sedang ditambatkan nelayan.

“Ada sekitar 30 kapal nelayan di kawasan Idi dan sekitarnya yang mengalami kerusakan akibat banjir. Kerusakannya bervariasi, mulai dari patah lunas, lambung retak, hingga mesin terendam air,” kata Ermansyah dikutip Rabu (10/12/2025).

Kerusakan tersebut, kata dia, membuat aktivitas nelayan terhenti total karena sebagian besar kapal yang rusak merupakan armada utama nelayan kecil yang menggantungkan hidup dari hasil tangkapan harian.

“Tanpa kapal, para nelayan tidak bisa mencari nafkah karena tidak memiliki alternatif pekerjaan lain,” kata Ermansyah.

Ermansyah mengatakan jumlah kapal nelayan di Kabupaten Aceh Timur mencapai 395 unit dengan bobot berkisar lima hingga 100 gross ton (GT).

Ermansyah memperkirakan nilai kerugian mencapai ratusan juta rupiah, mengingat biaya perbaikan kapal tidak kecil. Untuk memperbaiki satu kapal saja bisa menghabiskan puluhan juta.

“Kami berharap ada dukungan dari pemerintah daerah maupun pusat agar kapal-kapal nelayan ini bisa segera diperbaiki. Kalau tidak, mereka tidak bisa melaut dalam waktu lama,” kata Ermansyah.

Selain kerusakan kapal, Ermansyah juga menyebut produktivitas ikan yang didaratkan Pelabuhan Perikanan Nusantara Idi menurun drastis pascabencana.

Sejak banjir melanda dan nelayan tidak bisa melaut, pasokan ikan segar hampir tidak ada.

Ikan yang beredar di pasar selama beberapa hari terakhir umumnya merupakan stok lama yang masih tersisa sebelum banjir.(TH05)

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...