Bupati Fakhry Kerahkan 1.167 Personel, Gotong Royong Massal Pasca Banjir

Salah satu lokasi banjir yang siap dibersihkan oleh personil yang turun. Minggu 7 Desember 2025. [Foto Dok : rahasiaumum.com/AFW016]

Kutacane. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara mengerahkan 1.167 personel dalam kegiatan gotong royong massal untuk membersihkan fasilitas umum dan permukiman warga pascabanjir bandang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di Kecamatan Ketambe, Minggu (07/12/2025).

Gotong royong menyasar pembersihan rumah penduduk, rumah ibadah, pasar tradisional, serta ruas jalan nasional yang tertutup material lumpur dan sampah banjir.

Pemerintah daerah juga menurunkan sejumlah peralatan berat dan pendukung, antara lain satu unit mobil pemadam kebakaran, 10 unit beko dorong, dua unit dump truck, serta peralatan kebersihan lainnya.

Personel ditempatkan di sejumlah desa terdampak dengan melibatkan unsur perangkat daerah, instansi vertikal, lembaga, dan masyarakat setempat.

Di Desa Bener Mepapah, sebanyak 247 personel dikerahkan untuk membersihkan rumah warga, masjid, rumah adat, bahu jalan nasional, dan lingkungan permukiman di bawah koordinasi Kepala Bappeda.

Di Desa Lawe Penanggalan, 227 personel yang dikoordinir Inspektorat difokuskan pada pembersihan rumah penduduk, pesantren, jembatan rangka baja, bahu jalan nasional, serta lingkungan permukiman.

Sementara itu, di Desa Penungkunen dan Jati Sara, sebanyak 227 personel di bawah koordinasi Asisten Pemerintahan, Keistimewaan, dan Kesejahteraan Rakyat membersihkan jalan nasional dan rumah warga.

Gotong royong juga dilakukan di Desa Jambur Lak-lak dengan melibatkan 234 personel yang dikoordinir Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD).

Sasaran pembersihan meliputi rumah penduduk, jalan nasional, pasar Lak-lak, dan permukiman warga.

Adapun di Desa Leuser, sebanyak 232 personel membersihkan pos Ramil, rumah warga, dan lingkungan permukiman di bawah koordinasi Staf Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan.

Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhry mengatakan gotong royong massal tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan wilayah yang terdampak banjir bandang.

“Gotong royong ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan serta mengembalikan aktivitas masyarakat agar kembali berjalan normal,” kata Fakhry.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak yang telah membantu penanganan banjir, baik melalui tenaga, peralatan, maupun bantuan lainnya.

Kepala Desa Leuser, Kecamatan Ketambe, M. Nadi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah daerah atas keterlibatan langsung dalam membantu pembersihan rumah dan akses jalan warga pascabanjir.

“Kehadiran pemerintah sangat membantu masyarakat kami dalam memulihkan kondisi pascabanjir,” ujar Nadi.(AFW016)

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...