Kapolres Abdya Ingatkan Penjual BBM di Atas Harga Normal

Kapolres Abdya, AKBP Agus bersama ketua DPRK Abdya, Rony Guswandi meninjau pendistribusian BBM di SPBU Keude Paya, Blangpidie. Kamis 4 Desember 2025. [Foto Dok : rahasiaumum.com/T018]
  • Ancaman Penjara

Blangpidie. RU – Kepolisian Resor Aceh Barat Daya (Polres Abdya) mengingatkan bahwa penjualan bahan bakar minyak (BBM) dengan harga yang melanggar ketentuan adalah tindakan ilegal dan bisa berakibat pidana hingga enam tahun.

Ada lonjakan jumlah pedagang BBM eceran yang menawarkan harga antara Rp 20.000 hingga Rp 30.000 per liter belakangan ini.

Kapolres Abdya, AKBP Agus Sulistianto, menegaskan pada tanggal 4 Desember 2025, bahwa penjualan BBM di atas harga layak adalah pelanggaran hukum yang akan ditindak sesuai regulasi yang ada.

“Setiap penyalahgunaan dalam penanganan dan niaga BBM dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, serta PP Nomor 36 Tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha Hilir Migas, dengan ancaman hukuman hingga enam tahun penjara dan denda maksimum Rp60 miliar,” tambahnya.

Dia juga mengimbau agar pedagang menjual BBM dengan harga wajar, yaitu Rp 12.000 per liter.

Masyarakat diingatkan untuk tidak melakukan panic buying dan membeli sesuai kebutuhan, karena praktik penimbunan juga melanggar hukum.

Kapolres menegaskan bahwa pasokan BBM di Abdya aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir atau terburu-buru dalam berbelanja.

“Distribusi BBM berjalan normal. Kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh tindakan pedagang yang tidak bertanggung jawab,” tutupnya.(T018)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...