Pleno Karang Taruna Aceh Bahas Penguatan Peran Pilar Sosial

Foto bersama pengurus Karang Taruna Aceh, usai menggelar Rapat Pleno di Hotel Rasamala, Banda Aceh. Kamis 27 November 2025. [Foto Dok : Karang Taruna Aceh/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Karang Taruna Provinsi Aceh menggelar Rapat Pleno di Hotel Rasamala, Kamis (27/11/2025), untuk menyelesaikan sejumlah persoalan internal serta memperkuat sinergi dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

Mewakili Kepala Dinas Sosial Aceh, Kabid Pemberdayaan Sosial, Safwan, menegaskan bahwa Karang Taruna merupakan pilar strategis dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat, mulai dari kemiskinan hingga isu sosial di tingkat keluarga.

“Karang Taruna telah diamanatkan oleh pemerintah untuk ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Rasa kesetiakawanan dan kebersamaan perlu terus kita pupuk untuk memberikan motivasi dan mendorong pelaksanaan program-program pembangunan,” ujar Safwan.

Ia menyampaikan bahwa pleno tersebut penting untuk menyatukan persepsi, menyelesaikan isu krusial, serta memperkuat kemitraan Karang Taruna dengan Dinas Sosial agar aktivitas kepemudaan dan pemberdayaan masyarakat berjalan lebih efektif.

Karang Taruna juga diharapkan menjadi penyambung informasi dari provinsi hingga desa melalui struktur organisasi yang lengkap.

Safwan menyoroti minimnya instruksi penanganan banjir dari Karang Taruna Provinsi kepada pengurus di kabupaten, kecamatan, dan desa, padahal bidang penanggulangan bencana termasuk dalam struktur organisasi.

Ia mengingatkan bahwa Karang Taruna seharusnya hadir di tengah masyarakat pada situasi darurat.

Selain itu, Safwan menyampaikan rencana Pemerintah Aceh membentuk Koperasi Merah Putih di setiap gampong melalui Dinas Koperasi dan UKM.

Karang Taruna desa diharapkan dapat dilibatkan sebagai tenaga pendamping, sejalan dengan permintaan 150 pendamping dari pilar-pilar sosial.

Menutup sambutannya, Safwan mengajak seluruh pengurus untuk memperkuat komitmen menghadapi tantangan sosial.

“Tujuan kehadiran kita adalah untuk melaksanakan penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Mari kita berkontribusi nyata, terutama dalam kondisi bencana seperti saat ini,” jelasnya.(R015)

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...