Mohammad Purnomo Satriyadi Resmi Pimpin Kejari Aceh Tenggara

Kepala Kajari Aceh Tenggara, Mohammad Purnomo Satriyadi, menggantikan Lilik Setiyawan, pada acara pelantikan di Kajati Aceh. Selasa 11 November 2025. [Foto Dok : Kejari Aceh Tenggara/rahasiaumum.com]

Kutacane. RU – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Yudi Triadi, melantik dan mengambil sumpah sejumlah pejabat baru di lingkungan Kejati Aceh, termasuk Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Tenggara.

Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Gedung Serbaguna Kejati Aceh, Selasa (11/11/2025).

Dalam pelantikan tersebut, Yudi Triadi menegaskan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas penegakan hukum di daerah.

Sebanyak 15 Kepala Kejari dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh turut dilantik bersama pejabat utama lainnya, seperti Wakajati, asisten, dan koordinator.

Salah satu yang dilantik adalah Mohammad Purnomo Satriyadi, yang kini resmi menjabat sebagai Kajari Aceh Tenggara.

Ia menggantikan Lilik Setiyawan, yang mendapat promosi sebagai Kajari Kota Probolinggo, Jawa Timur.

Sebelum menduduki jabatan barunya, Purnomo Satriyadi bertugas sebagai Koordinator Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) di Kejaksaan Tinggi Yogyakarta.

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Aceh, Ali Rasab Lubis, membenarkan pelantikan tersebut.

“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Kajati Aceh, Bapak Yudi Triadi. Ada 15 Kepala Kejari yang dilantik bersama sejumlah pejabat utama lainnya,” kata Ali Rasab, seperti diberitakan rahasiaumum.com.

Dengan pelantikan ini, Mohammad Purnomo Satriyadi resmi memimpin Kejari Aceh Tenggara. Ia diharapkan dapat memperkuat upaya penegakan hukum serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah tersebut.(AFW016)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...