Pagelaran Seni Budaya dan Expo UMKM Abdya, Transaksi Mencapai Rp 1 Miliar

Arena Pagelaran Seni, Budaya, dan UMKM Expo 2025 di Aceh Barat Daya. Kamis 6 November 2025. [Foto Dok : rahasiaumum.com/T018]

Blangpidie. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mencatat perputaran ekonomi atau transaksi uang selama pagelaran seni budaya dan UMKM Expo 2025 Abdya mencapai Rp1 miliar lebih.

“Perkiraan kita, hitungan kasarnya mencapai Rp1 miliar lebih. Hal ini menunjukkan kontribusi signifikan sektor UMKM dalam menggerakkan ekonomi masyarakat,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Abdya, Gusvizarni, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Jumat (07/11/2025).

Sebelumnya, Pemkab Abdya melaksanakan pagelaran seni budaya dan UMKM Expo pada 31 Oktober – 2 November 2025 di Gor Sigupai Arena kabupaten setempat.

Diikuti 28 stand UMKM dari berbagai sektor usaha seperti kuliner, kriya, fashion, hingga produk inovatif hasil olahan lokal.

Nilai transaksi sebesar Rp1 miliar tersebut merupakan akumulasi dari hasil penjualan pada 28 stand UMKM, mobil kopi, pedagang kaki lima (pkl) dan parkir.

Angka ini diperoleh berdasarkan hasil perhitungan kasar oleh panitia selama kegiatan berlangsung.

Gusvizarni mengatakan, selama tiga hari penyelenggaraan, antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Ribuan pengunjung memadati area expo setiap harinya untuk berbelanja, mencicipi kuliner khas daerah, serta mengenal lebih dekat beragam produk lokal kreatif dan bernilai tinggi.

Berdasarkan laporan yang diterima dari panitia, total omset penjualan oleh seluruh pelaku UMKM yang berpartisipasi diperkirakan mencapai Rp800 juta.

Kemudian, ditambah dengan hasil penjualan dari para PKL dan juga mobil kopi.

Menurutnya, selain meningkatkan pendapatan pelaku usaha, kegiatan itu juga menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring dan kolaborasi antar pelaku UMKM.

“Banyak peserta yang mengaku mendapat pelanggan baru, bahkan menjalin kerja sama bisnis setelah mengikuti expo ini,” ujarnya.

Gusvizarni mengaku, para pelaku UMKM juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang telah memberikan fasilitas stand gratis, listrik, serta promosi yang membantu memperluas jangkauan pasar produk lokal.

“Keberhasilan kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pengembangan sektor UMKM merupakan salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Dirinya berharap, kegiatan seperti ini akan terus mendapat dukungan dan bisa digelar kembali setiap tahunnya. Sehingga, pelaku usaha kecil memiliki kesempatan untuk berkembang dan berinovasi di tengah tantangan ekonomi. (T018)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...