Abdya Meusyuhu, Panggung Budaya dan UMKM Sambut Sumpah Pemuda

Brosur Pergelaran Seni Budaya & UMKM Expo yang digelar Pemerintah Kabupaten Abdya dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda ke 97 Tahun 2025. Senin 27 Oktober 2025. [Foto Dok : Humas Abdya/rahasiaumum.com]

Blangpidie. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya pekan depan mengadakan Pergelaran Seni Budaya dan UMKM Expo bertajuk Abdya Meusyuhu di GOR Sigupai Arena Center, 31 Oktober hingga 2 November 2025.

Agenda tersebut digelar untuk menyemarakkan Hari Sumpah Pemuda ke-97 dengan tema “Seni Budaya dan UMKM Harmoni Pemuda untuk Negeri”.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Abdya, yang juga Ketua Bidang Publikasi, menyebut program ini menampilkan pertunjukan kesenian, bazar pelaku usaha kecil, lomba Rapai Geleng, penampilan musik, coffee truck, serta talkshow seputar pengembangan wirausaha.

UMKM Expo menghadirkan produk unggulan dari seluruh kecamatan, kuliner khas, dan kerajinan masyarakat.

“Kegiatan ini juga akan melibatkan berbagai unsur masyarakat, komunitas kreatif, pelajar, serta instansi pemerintah daerah,” jelasnya, Senin (27/10/2025).

Adapun panggung hiburan akan diisi artis Aceh seperti Cut Zahra, Rahmat Roy, Joel Pasee & Friends, kelompok Rapai Debus Rimueng Daya, Sanggar Putroe Aloh, Tari Massal Al Munawarah, serta pembacaan puisi Sumpah Pemuda oleh Hamdani Chamsyah.

Ia menegaskan perhelatan ini menggabungkan kreativitas, warisan budaya, dan ekonomi lokal dalam satu rangkaian kegiatan yang melibatkan komunitas, pelajar, dan instansi daerah.

Pemerintah berharap program tersebut memperkuat kebanggaan terhadap identitas daerah sekaligus memperluas promosi produk lokal agar berdaya saing dan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.

Ubairizal menambahkan, seperti yang disampaikan Bupati Safaruddin, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam melestarikan nilai-nilai budaya daerah serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

“Abdya Meusyuhu bukan hanya ajang hiburan dan apresiasi budaya, tetapi juga wadah bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk lokal yang berdaya saing. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kebanggaan terhadap identitas daerah sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” tutupnya.(*)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...