Karang Taruna Aceh Perkuat Kapasitas Pemuda Gampong di Nagan Raya

Ketua Umum Karang Taruna Aceh, Ismet saat menjelaskan tentang Permensos Nomor 09 Tahun 2025 pada acara pelatihan peningkatan peran pemuda dalam pembangunan daerah, di Aula Dinkes, Nagan Raya. Rabu 5 November 2025. [Foto Dok : Karang Taruna Aceh/rahasiaumum.com]

Nagan Raya. RU – Sebanyak 35 ketua Karang Taruna tingkat gampong di Kabupaten Nagan Raya mengikuti pelatihan peningkatan peran pemuda dalam pembangunan daerah.

Kegiatan yang digelar Karang Taruna Aceh bersama Dinas Sosial (Dinsos) Aceh itu berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Nagan Raya, Rabu (5/11/2025).

Ketua Umum Karang Taruna Aceh, Ismet, didampingi Sekretaris Umum Subuki, mensosialisasikan Permensos Nomor 09 Tahun 2025 yang menegaskan posisi Karang Taruna sebagai penggerak kesejahteraan sosial di tingkat desa.

Dalam sesi diskusi, peserta menyampaikan kendala minimnya dukungan anggaran karena program Karang Taruna belum menjadi prioritas dalam musyawarah perencanaan pembangunan gampong.

Menanggapi hal itu, Ismet menekankan pentingnya peran aktif generasi muda dalam pemberdayaan masyarakat.

“Dengan adanya Permensos Nomor 09 Tahun 2025, kita berharap Karang Taruna di seluruh Aceh lebih optimal menjalankan kegiatan sosial dan peningkatan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Perwakilan Dinsos Aceh, Emmy Susvita, S.H., dari Bidang Pemberdayaan Sosial, menyatakan komitmen memperkuat sinergi antara pemerintah dan Karang Taruna di setiap daerah.

“Kami ingin melahirkan pemuda tangguh dengan jiwa sosial tinggi terhadap lingkungan sekitar,” katanya.

Emmy menambahkan, penerapan regulasi baru menjadi momentum memperkuat eksistensi Karang Taruna di masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini menumbuhkan semangat gotong royong, solidaritas, dan kemandirian generasi muda Aceh,” ujarnya.

Pelatihan tersebut menjadi langkah awal mempererat kolaborasi pemerintah dan pemuda desa dalam mewujudkan gampong mandiri serta berdaya saing melalui peran Karang Taruna sebagai pelopor perubahan sosial.(*)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...