Bupati dan ketua DPRK Abdya Beri Dukungan ke Peserta MTQ di Pidie Jaya

Bupati Safaruddin saat memberikan motivasi kepada peserta MTQ asal Aceh Barat Daya (Abdya) yang mondok di Gampong Meunasah Bie, Kecamatan Muara Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Sabtu 1 November 2025. [Foto Dok : Humas Abdya/rahasiaumum.com]

Blangpidie. RU – Bupati Abdya menyambangi kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) asal Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang mondok di Gampong Meunasah Bie, Kecamatan Muara Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu, 1 November 2025.

Kedatangan Bupati Safaruddin juga turut didampingi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Abdya Roni Guswandi Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) H Marwan Z, dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Usman IA.

Rombongan Bupati Safaruddin menyambangi kafilah MTQ Abdya setelah menghadiri pembukaan MTQ ke-37 tingkat Aceh yang berlangsung di Komplek Perkantoran Bupati Pidie Jaya yang merupakan arena utama pelaksanaan ajang dua tahunan itu.

Bupati Safaruddin dalam kesempatan itu menyampaikan, kedatangan dirinya bersama rombongan guna memberikan semangat dan dukungan moril kepada kafilah MTQ Abdya sehingga disaat penampilan bisa lebih percaya diri.

“Semoga kehadiran kami disini bisa memberikan dukungan moril kepada anak-anak kami peserta lomba MTQ tingkat Aceh. Kita berharap dengan kedatangan kami bisa membuat peserta semangat dan mampu meraih nilai terbaik disaat lomba,” ucapnya, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Senin (03/11/2025).

Safaruddin berpesan agar peserta tidak harus berfikir bisa meraih juara. Namun yang perlu dilakukan, para peserta memberikan penampilan terbaik di hadapan dewan juri sehingga mampu mencapai nilai bagus.

“Maka perlu saya ingat bahwa poin pentingnya bagaimana kita tampil maksimal dan percaya diri, karena kunci meraih kemenangan adalah percaya diri tanpa harus ada rasa takut dan gemeter di hadapan dewan juri,” jelasnya.(T018)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...