Hendak Jemput Istri dan Anaknya, Karyawan PT Nilam Wangi Meninggal Lakalantas

Mobil Avanza warna Silver BL 1917 LI mengalami lakalantas di Aceh Tamiang, Kamis (16/10/2025), dalam laka tersebut mengakibatkan Siswanto meninggal dunia. Kamis 16 Oktober 2025. [Foto Dok: rahasiaumum.com/S011]

Kualasimpang. RU – Niat pergi menjemput istri dan anaknya ke Terminal Kota Kualasimpang Kabupaten Aceh Tamiang yang baru tiba Kota Banda Aceh, seorang warga Dusun Pakel, Desa Selamat Kecamatan Tenggulun bernama Siswanto (44 tahun) dikabarkan meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas, Kamis (16/10/2025).

Siswanto merupakan seorang karyawan PT PP. DI. Nilam Wangi dan mendapok sebagai Wakil Ketua pada Pengurus Unit Kerja (PUK) SPPP-SPSI PT PP. DI. Nilam Wangi/PT Darmasawita Nusantara periode tahun 2024-2029.

“Mobil yang ditumpangi Almarhum mengalami lakalantas persis didepan Masjid Thursina Kebun Tengah, desa Bukit Rata Kecamatan Kejuruan Muda,” tutur Rudiansyah kepada rahasiaumum.com.

Diceritakan, Siswanto berangkat berangkat dari kediamannya bersama anaknya bernama Irfan hendak menjemput istri dan anaknya setelah diantaranya berobat dari RSUD Zainul Abidin Banda Aceh.

“Anak almarhum baru selesai berobat di RSUD Zainul Abidin Banda Aceh, pulang bersama istri almarhum, tetapi mobil almarhum mengalami kecelakaan di depan Masjid Thursina sekitar Pukul 06.30 WIB mengalami naas,” ungkap Rudi.

Rudi menjelaskan, dalam kecelakaan maut itu, tidak ada ditemukan luka atau memar pada tubuh Siswanto.

“Tidak ada luka apapun ditubuh almarhum dalam kecelakaan itu, mungkin karena terkejut dan langsung terserang jantungan, sehingga almarhum meninggal dunia ditempat,” sebutnya.

Menurut informasi yang disampaikan Rudiansyah, mobil Avanza berwana silver berplat Nopol BL 1917 LI dikemudikan oleh anak Siswanto, sedangkan Siswanto duduk disamping kirinya.

Rudi menjelaskan, belum memiliki informasi mobil apa menjadi versus dengan mobil yang ditumpangi Siswanto tersebut.

“Kabar yang saya terima, mobil yang berada di TKP hanya mobil milik almarhum, sedangkan mobil yang satunya sudah tidak ada ditempat, diduga telah kabur,” ujar Rudiansyah yang merupakan Ketua PUK SPPP-SPSI PT PP. DI. Nilam Wangi/PT Darmasawita Nusantara.

Kini almarhum sudah berada dirumah duka didusun Pakel Desa Selamat untuk dilakukan proses Pardu Kifayah. (S011)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...