BKSDA Selidiki Penyebab Kematian Gajah di Aceh Timur

Bangkai Gajah
Bangkai gajah yang ditemukan mati di Desa Alur Pinang, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (27/08/2025). (Foto: Dok Polres Aceh Timur)

Idi. RU – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menurunkan tim guna menyelidiki penyebab kematian gajah sumatra (elephas maximus sumatranus) di kebun warga di Desa Arul Pinang, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur.

“Tim medis BKSDA sudah diberangkatkan ke lokasi penemuan bangkai gajah di Aceh Timur. Informasi sementara, penyebab kematian gajah tersebut diduga keracunan,” kata Kepala BKSDA Aceh Ujang Wisnu Barata, Jumat (29/08/2025).

Sebelumnya diberitakan, satu ekor gajah jantan ditemukan mati di Desa Arul Pinang, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur. Gajah mati tersebut ditemukan tim patroli Forum Konservasi Leuser (FKL) pada Selasa (26/08/2025) sore.

Gajah tersebut diperkirakan berusia 17 hingga 18 tahun. Lokasi temuan gajah mati tersebut berada dalam kawasan areal penggunaan lain (APL) atau ladang masyarakat.(TH05)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...