Fraksi Gerindra Berharap Pemasangan Tapping Box Merata

Sekretaris Fraksi Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah SE saat membacakan pendapat Fraksi pada Sidang Paripurna. Kamis 3i Juli 2025. [Foto Dok: Humas Banda Aceh/rahasiaumum.com/*].

Banda Aceh. RU – Sekretaris Fraksi Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah SE mengingatkan Walikota agar mengarahkan setiap OPD dalam penerapan Qanun Perubahan Tentang Pajak dan Retribusi harus persuasif.

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Paripurna penyampaian pendapat akhir Fraksi DPRK terhadap Rancangan Qanun (Raqan) Perubahan Tentang Pajak dan Retribusi serta Raqan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kota Banda Aceh tahun 2025-2029, pada Kamis (31/07/2025).

Menurut Irwansyah hal ini penting mengingat masih ada para pengusaha yang menjadi wajib pajak yang kurang mendukung terhadap qanun ini.

Ditambahkannya, bahwa para pengusaha melalui Fraksi Partai Gerindra menyampaikan agar penerapan tapping box harus merata kepada seluruh wajib pajak.

Karena itu, Fraksinya memberi saran kepada Walikota dalam hal penerapan taping box ini, untuk dipasang pada seluruh wajib pajak.

“Bila belum mencukupi, maka kami menyarankan dipasang secara bertahap kepada pengusaha besar dahulu, kemudian diikuti pengusaha menengah dan akhirnya dapat dipasang kepada seluruh unit usaha,” sebutnya.

Atau, lanjut Irwansyah, cara yang kedua bisa dipasang per kawasan menurut lokasi usaha.

“Bila disebuah lokasi dipasang maka untuk daerah tersebut harus dipasang semuanya agar tidak terjadi persaingan usaha yang dapat merugikan salah satu usaha,” ujarnya

Terkait RPJM, Fraksi Partai Gerindra berharap agar Qanun tersebut tidak sebatas dokumen perencanaan semata. Namun benar– benar terwujud, agar terlihat nyata pembangunan Kota Banda Aceh lima tahun kedepan.

“Sehingga cita-cita pemerintahan Illiza-Afdhal untuk meninggalkan legacy terhadap berbagai pembangunan dapat terlihat dengan nyata diakhir masa jabatan nanti,” tutup Irwansyah.(R015)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...