Dampingi BPMA, Wali Kota Lhokseumawe Bertemu Jamintel Kejagung

Dampingi BPMA, Wali Kota Lhokseumawe Bertemu Jamintel Kejagung
  • Perkuat Advokasi Pengelolaan Migas

Jakarta. RU – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, memfasilitasi dan mendampingi Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Nasri Djalal, dalam agenda silaturahmi dan koordinasi bersama Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. Reda Manthovani, SH, MH, LL.M.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Jamintel Kejagung RI, Kamis (10/07/2025) ini menjadi bagian dari langkah penguatan advokasi dalam pengelolaan migas di Aceh.

Selain itu, sekaligus mendorong sinergi kelembagaan antara BPMA sebagai otoritas pengelola migas dan Kejaksaan RI sebagai mitra dalam pengawasan hukum serta perlindungan kepentingan negara dan daerah.

Wali Kota Lhokseumawe menyampaikan bahwa kolaborasi seperti ini sangat penting dalam membangun tata kelola migas yang lebih transparan, profesional, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami menyambut baik dialog terbuka ini sebagai bentuk sinergi yang positif. Pemerintah Kota Lhokseumawe mendukung penuh penguatan koordinasi antar lembaga demi mewujudkan pengelolaan migas yang sehat dan berpihak pada kepentingan publik,” ujar Dr. Sayuti Abubakar.

Kepala BPMA, Nasri Djalal, menyampaikan apresiasi atas fasilitasi dan dukungan dari Pemerintah Kota Lhokseumawe.

Ia menegaskan pentingnya kerja sama strategis antara BPMA dan Kejaksaan RI, terutama dalam memperkuat aspek advokasi hukum dalam setiap tahapan pengelolaan migas di Aceh.

Sementara itu, Jamintel Kejagung RI, Prof. Dr. Reda Manthovani, menyampaikan kesiapan institusinya dalam memberikan dukungan hukum dan pendampingan intelijen yustisial guna memastikan pengelolaan migas Aceh berlangsung sesuai prinsip akuntabilitas dan integritas.

Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan dalam menciptakan pengelolaan migas yang berkeadilan, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat luas.(*)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...