Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh: Setelah Lengkap Alat Bukti, Kita Tetapkan Tersangka

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh: Setelah Lengkap Alat Bukti, Kita Tetapkan Tersangka
  • Terkait Pemeriksaan Korban Sekap dan Pencabulan Anak

Banda Aceh. RU – Polisi bakal segera menetapkan tersangka kasus penyekapan dan pencabulan santriwati berusia 16 tahun setelah lengkap dua alat bukti.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Heri Purwono melalui Kasat Reskrim, Kompol Fadillah Aditya Pratama mengatakan, pihaknya sudah memeriksa korban dan masih menunggu hasil visum yang keluar dalam beberapa hari ke depan.

“Korban sudah diperiksa, saat ini visum sudah kita ajukan menunggu hasil keluar beberapa hari ke depan,” jelas Kompol Fadillah, Senin (05/05/2025).

Selain hasil visum, pihaknya akan memeriksa saksi lain dan meminta keterangan ahli psikolog untuk menguatkan bukti sebagai syarat menetapkan tersangka dalam kasus ini.

“Kedepan lengkapi saksi lain dan ahli psikolog, setelah lengkap dua alat bukti (visum dan ahli psikolog) akan kita tetapkan tersangka,” kata Kompol Fadillah.

Sementara diberitakan sebelumnya, seorang santriwati berusia 16 tahun diduga disekap berhari-hari dan menjadi korban sodomi atau pelecehan seksual melalui anus oleh salah seorang siswa di Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh.

Hal itu terjadi saat korban dijemput seorang siswa dari pesantrennya, lalu korban di bawah ke kamar rumah pelaku. Perbuatan tersebut sudah dilakukan pelaku pada Januari lalu dan diulangi lagi pada April 2025.

Menurut penuturan korban, dia disekap selama lebih kurang 10 hari pada peristiwa pertama, kemudian terulang lagi di mana korban harus bermalam di kamar rumah pelaku selama dua malam.

“Akan tetapi korban baru berani buka suara saat sudah didampingi kuasa hukum,” ungkap Kuasa Hukum Korban, Ona Handayani SH.

Kuasa hukum korban mengutuk keras peristiwa ini dan berharap kasus tersebut bisa segera ditindak tegas.

“Khawatir peristiwa ini akan terulang lagi, pelaku meski masih di bawah umur seolah sudah terbiasa melakukan kejahatan tersebut,” pungkasnya.(*)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...