Distan Aceh Besar Bimtek Masyarakat untuk Ketahanan Pangan

Distan Aceh Besar Bimtek Masyarakat untuk Ketahanan Pangan

Jantho. RU – Dinas Pertanian Aceh Besar terus berkomitmen untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dengan menggerakkan masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi.

“Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah melalui program bimbingan teknis (bimtek) pemanfaatan pekarangan, yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola lahan pekarangan secara produktif,” kata

Rita Aulia, Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian Aceh Besar, di Kota Jantho, Rabu (05/03/2025).

Disampaikannya, jika pekarangan rumah dikelola dengan baik, saya yakin setiap keluarga mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri dan bergizi.

“Bahkan, pemanfaatan pekarangan ini berpotensi lebih menghemat pengeluaran,” jelasnya.

Rita Aulia mengungkapkan melalui kegiatan pemanfaatan Pekarangan tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan di tingkat rumah tangga, tetapi dapat juga mengurangi pengeluaran bahkan meningkatkan pendapatan rumah tangga jika dikelola secara maksimal.

“Ini sangat strategis tidak hanya untuk mencukupi kebutuhan pangan dan gizi keluarga, tetapi juga bisa meningkatkan pendapatan rumah tangga, apabila kita bisa mengelola dengan baik lahan pekarangan rumah kita,” ujarnya.

Dia menyebutkan pekarangan rumah dapat dimanfaatkan dan dikelola untuk ditanami berbagai jenis tanaman sayuran, tanaman hias,ternak dan ikan, buah, dan obat-obatan.

“Coba memanfaatkan pekarangan rumah kita sebagai lahan pertanian yang produktif, banyak sekali sayuran dan tanaman yang bisa kita tanam untuk memenuhi kebutuhan dapur,” pintanya.

Rita menambahkan, pertanian adalah sumber rezeki yang bisa dilakukan siapa saja dan dimana saja. Sektor pertanian adalah bisnis sekaligus lapangan kerja yang sangat menjanjikan.

“Pertanian itu ada yang tanamnya 20 hari, ada yang satu bulan, ada yang tiga bulan dan ada juga yang bisa kita panen setiap hari, bahkan pertanian di pekarangan rumah ini bisa juga menghasilkan pendapatan,” tutupnya.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...