Asisten II Sekdakab Aceh Besar Serahkan Buku Adat kepada Delegasi Mahasiswa UTM

Asisten II Sekdakab Aceh Besar Serahkan Buku Adat kepada Delegasi Mahasiswa UTM

Jantho. RU – Asisten II Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Aceh Besar, H. M. Ali, S.Sos, M.Si, menyerahkan dua buku terbitan Majelis Adat Aceh (MAA) kepada perwakilan delegasi mahasiswa dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) yang berlangsung di Pusat Layanan Konsultasi Adat MAA Kabupaten Aceh Besar Komplek Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, pada Selasa (18/02/2025).

Dua buku yang diserahkan berjudul “Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Lembaga Adat di Kabupaten Aceh Besar”, yang ditulis oleh para pengurus adat di Aceh Besar tahun 2024, serta “Adat Meukawen Aceh Rayek”, karya Asnawi Zainun dan Muhajir Al-Fairusy yang diterbitkan pada tahun 2022.

Asisten II Sekdakab Aceh Besar, H. M. Ali, S.Sos, M.Si, menyampaikan bahwa penyerahan buku ini bertujuan untuk memperkenalkan serta memperkuat pemahaman tentang adat dan budaya Aceh kepada mahasiswa UTM.

“Saya berharap semoga buku yang menuntun kita pembaca dalam memahami keberadaan lembaga adat di Kabupaten Aceh Besar yang disandarkan pada semangat adat dan syariat Islam ini” kata Asisten II.

Sementara itu, perwakilan delegasi mahasiswa UTM, Khairil, yang bertugas sebagai Pegawai Pembantu Tadbir, mengungkapkan apresiasinya atas sambutan hangat serta kesempatan untuk mempelajari lebih dalam tentang budaya dan adat istiadat Aceh.

“Kami sangat berterima kasih atas penyerahan buku ini. Ini menjadi referensi berharga bagi kami untuk memahami lebih dalam tentang sistem adat di Aceh Besar,” ujar Khairil.

Kunjungan kerja delegasi mahasiswa UTM ini merupakan bagian dari program pertukaran budaya dan akademik antara Malaysia dan Aceh, yang diharapkan dapat mempererat hubungan serta memperkaya wawasan kedua belah pihak.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...