Gajah Liar Rusak Rumah Warga di Pasie Raya

Rumah Dirusak Gajah
Bagian dapur rumah warga di Desa Tuwie Peuriya, Kecamatan Pasie Raya, Kabupaten Aceh Jaya, dirusak gajah liar pada Kamis (05/11/2026). [Foto: Dok Warga/Rahasiaumum.com]

Calang. RU – Satu unit rumah warga di Desa Tuwie Peuriya Kecamatan Pasie Raya Kabupaten Aceh Jaya atas nama M Ilyas (63) rusak akibat diamuk gajah liar yang masuk ke pemukiman penduduk.

“Kerusakan rumah bagian dapur pada Kamis (05/11/2026), kebetulan pemilik tidak di rumah karena sedang sakit dan dijemput pulang ke rumah anaknya di Suak Awe,” kata Pj Keuchik Tuwi Peuriya, Musliadi, Jumat (06/11/2026).

Musliadi mengatakan, gajah liar yang masuk ke perkampungan dan merusak rumah warga tersebut satu ekor, dan memang sudah sangat sering lalu lalang di wilayah tersebut. 

“Satu gajah itu memang sudah seperti jinak, kita usir tidak akan pergi, beda dengan gajah liar lain kalau lihat kita langsung lari, ” ujarnya.

Ia menambahkan, sebelumnya gajah liar tersebut juga sudah merusak sejumlah tanaman milik warga setempat. Karena itu, masyarakat harap adanya tindakan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

“Kami berharap BKSDA segera mengambil langkah untuk mengusir gajah tersebut, sehingga tidak meresahkan warga dan menunggu korban lainnya,” kata Musliadi. 

Terkait hal ini, Kepala BKSDA Aceh Jaya, Supriadi mengaku sudah menerima informasi terkait adanya gajah liar di Desa Tuwi Peuriya tersebut. 

Ia menyampaikan, pihaknya sudah pernah turun ke lokasi untuk menghalau gajah tersebut, tetapi gajah liar itu memang seperti jinak, dan tidak bisa dihalau secara manual. 

Ia menegaskan, selama ini, setiap laporan dari masyarakat kepada pihaknya selalu ditindaklanjuti guna mengusir gajah  liar tersebut kembali ke habitatnya.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak provinsi (BKSDA Aceh) untuk meminta menurunkan gajah jinak guna menghalau gajah tersebut, karena secara manual memang sudah tidak mempan lagi,” demikian Supriadi.(TH05)

Di Balik Batu Bata, Peluh Aisyah dan Parman Menyambung Hidup

Banda Aceh. RU – Gerimis membasahi tumpukan tanah liat dan batu bata di sebuah tempat...

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...