Hampir Setahun Terisolasi, Warga Pintu Rimba Menanti Perbaikan Akses Jalan

Tampak warga bergotong royong memperbaiki jalan menuju Dusun Pintu Rimba, Kampung Pantan Kemuning, Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah. Selasa 3 November 2026 [Dok. rahasiaumum.com/BI09]

Redelong. RU – Warga Dusun Pintu Rimba, Kampung Pantan Kemuning, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, masih harus bergotong royong memperbaiki akses jalan yang rusak akibat banjir bandang dan tanah longsor pada November 2025.

Hingga saat berita ini diterbitkan, akses jalan menuju dusun tersebut belum diperbaiki secara normal.

Warga terpaksa melakukan perbaikan secara swadaya agar jalan tetap bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Kepala Dusun Pintu Rimba, Bustami, mengatakan akses jalan menuju wilayahnya sudah hampir satu tahun belum mendapatkan perbaikan.

Padahal, sebagian warga mulai kembali menetap di rumah masing-masing dan menjalankan aktivitas perkebunan.

”Sudah jalan satu tahun akses jalan menuju ke dusun Pintu Rimba belum diperbaiki. Sebagian warga sudah menetap dirumah yang telah rusak dan aktifitas berkebun juga. Kalau hujan jalan becek dan licin sulit untuk dilalui,” kata Bustami kepada rahasiaumum.com, Selasa (03/11/2026).

Bustami mengungkapkan, aparatur kampung sebelumnya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Namun, hingga kini perbaikan jalan tersebut belum terealisasi.

“Alat berat belum ada turun ke dusun Pintu Rimba. Kami selaku warga sedih. Ada Beko di Kampung namun tidak turun ke dusun kami, katanya tahun depan baru diperbaiki. Kami butuh perhatian,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar 35 rumah warga serta fasilitas tempat ibadah di Dusun Pintu Rimba mengalami kerusakan parah akibat terjangan tanah longsor.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bener Meriah yang juga menjabat Kepala Pelaksana BPBD, Ilham Abdi, mengatakan pihaknya untuk sementara masih memprioritaskan penanganan sejumlah titik jalan yang terputus total.

Ia menjelaskan, setelah akses jalan yang terputus total dapat kembali dilalui, penanganan selanjutnya akan menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan memperbaiki akses jalan menuju Dusun Pintu Rimba secara menyeluruh.

Perbaikan tersebut dinilai penting agar aktivitas masyarakat, terutama warga yang kembali menetap dan berkebun, dapat berjalan normal.(BI09)

Di Balik Batu Bata, Peluh Aisyah dan Parman Menyambung Hidup

Banda Aceh. RU – Gerimis membasahi tumpukan tanah liat dan batu bata di sebuah tempat...

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...