Perbaikan Jalan di Celala Terkendala Lahan, Wabup Minta Warga Kooperatif

Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan saat memantau titik perbaikan jalan di Kecamatan Celala. Kamis 26 Maret 2026. [Foto Dok : Prokopim Aceh Tengah/rahasiaumum.com]

Aceh Tengah. RU – Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, meninjau dua titik perbaikan jalan di Kecamatan Celala, Kamis (26/03/2026), untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai kebutuhan dan aman dilalui masyarakat.

Lokasi pertama berada di Kampung Blang Kekumur pada ruas Genting Gerbang–Celala yang berstatus jalan nasional dan dikerjakan mitra Kementerian Pekerjaan Umum, Adhi Karya.

Kerusakan berupa badan jalan amblas mengharuskan pembukaan jalur baru melalui lahan warga.

Reje Blang Kekumur, Adam Malik, menyebut pekerjaan sempat terhenti karena pemilik lahan meminta pembayaran terlebih dahulu.

“Masyarakat yang lahannya terpakai meminta untuk penggantian uang terlebih dahulu baru pekerjaan dapat dilaksanakan di lahan mereka,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Muchsin meminta warga memberi izin sementara demi percepatan perbaikan, sambil menunggu penilaian lahan oleh pihak berwenang.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah memohon kerja sama masyarakat pemilik lahan untuk pengerjaan perbaikan jalan didahulukan sembari menunggu Senin pihak Balai dan KJPP datang menilai tanah. Ini juga untuk keselamatan masyarakat yang melalui jalan ini,” katanya.

Sebelum menuju titik kedua, rombongan menyalurkan bantuan 23 unit rice cooker dari Baitul Mal kepada warga terdampak di Kampung Kuyun Uken.

Pemerintah juga merespons permintaan perbaikan jembatan dengan menginstruksikan Dinas PUPR menggunakan armco sebagai solusi sementara.

Di lokasi kedua, jalan penghubung Kecamatan Pegasing–Celala yang berstatus jalan kabupaten juga mengalami kerusakan akibat longsor.

Kepala Dinas PUPR, Pijas Visara, mengatakan perbaikan akan dilakukan dengan normalisasi jalur dan pembangunan lajur baru.

“Nantinya jalan akan mengikuti aspal dasar sehingga masyarakat tidak terlalu sulit melintasi jalan. Untuk jalan amblas kita akan buat lajur baru sehingga tidak membahayakan masyarakat yang melintas,” ujarnya.

Monitoring ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah guna memastikan percepatan penanganan infrastruktur di wilayah terdampak.(*)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...