Banda Aceh. RU – Forum Pemimpin Redaksi (Pimred) Multimedia Indonesia Aceh berkomitmen meningkatkan profesionalisme pers dan kualitas pemberitaan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak sesuai Kode Etik Jurnalistik.
Ketua Forum Pimred Multimedia Indonesia Aceh, Muhammad Saleh, menyampaikan hal itu seusai pelantikan pengurus di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Rabu (14/10/2026) malam.
Pelantikan dilakukan Ketua Umum FPRMI, Bernadus Wilson Lumi.
Bernadus berharap forum tersebut menjadi wadah edukasi bagi insan pers untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan jurnalistik.
“Untuk yang belum mengerti, kita berikan pengertian. Yang belum paham, kita berikan pemahaman. Ini adalah tugas kita selaku pengurus,” ujar Bernadus.
Dewan Pembina FPRMI Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, meminta pengurus memperkuat profesionalisme media dan menjalankan fungsi pengawasan secara bertanggung jawab.
“Penguatan perlu dilakukan oleh forum ini. Saya berharap teman-teman dapat membangun profesionalisme dan menjalankan fungsi pengawasan terhadap media secara profesional,” ujarnya.
Nasir juga menekankan peran media dalam mendukung pembangunan, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan membantu menurunkan angka kemiskinan melalui informasi yang akurat dan berimbang.
“Saya berharap kita benar-benar profesional dalam mendorong Pemerintah Aceh untuk memastikan seluruh target pembangunan di Aceh dapat tercapai,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Jenderal FPRMI, Helmi Halim, membacakan SK Pengurus Pusat Nomor 375-PP/001/FPRMI/VII/2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 2 Juli 2026. SK tersebut mengesahkan kepengurusan FPRMI Aceh untuk masa bakti 2026–2029.
Melalui kepengurusan baru ini, FPRMI Aceh diharapkan memperkuat integritas jurnalistik, menangkal informasi tidak akurat, serta mengawal pembangunan daerah melalui fungsi kontrol sosial yang independen dan bertanggung jawab.(R10)













