Kepala Sekolah Definitif Diharapkan Perkuat Tata Kelola Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tamiang, Syamsul Rizal. Rabu 14 Oktober 2026 [Dok. rahasiaumum.com/S04]

Kualasimpang. RU – Kepemimpinan yang profesional dan berintegritas dinilai menjadi kunci peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang.

Karena itu, penetapan kepala sekolah secara definitif diharapkan mampu memperkuat tata kelola sekolah dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Tamiang Syamsul Rizal mengatakan, kepala sekolah tidak hanya bertugas mengelola administrasi, tetapi juga harus menjadi pemimpin visioner yang mampu menciptakan lingkungan belajar kondusif dan mendorong prestasi peserta didik.

Hal tersebut disampaikannya di sela-sela pelantikan 55 kepala sekolah jenjang taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kantor Disdikbud Aceh Tamiang, Rabu (14/10/2026).

Menurut Syamsul, status definitif memberikan kepastian kepemimpinan sehingga pengelolaan sekolah dapat berjalan lebih terarah dan berkesinambungan.

Kondisi itu juga diharapkan memperkuat koordinasi antara guru, orang tua, warga sekolah, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Para kepala sekolah yang dilantik diminta segera menjalankan amanah dengan mengedepankan profesionalisme, kedisiplinan, dan komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan. Kebijakan sekolah harus benar-benar memberi manfaat bagi peserta didik,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar kedudukan struktural, melainkan amanah yang menuntut kebijaksanaan dalam mengambil keputusan serta keteladanan di lingkungan sekolah.

Untuk menjalankan tanggung jawab tersebut, Disdikbud Aceh Tamiang menekankan tiga prinsip utama, yakni integritas, totalitas, dan loyalitas.

Integritas berarti bekerja secara jujur dengan mengutamakan kepentingan pendidikan di atas kepentingan pribadi.

Totalitas diwujudkan melalui pengerahan kemampuan secara maksimal, inovasi, dan kedisiplinan dalam menghadapi tantangan sekolah.

Adapun loyalitas berarti komitmen profesional terhadap aturan, kebijakan, dan tujuan bersama dalam memajukan pendidikan.

Ketiga prinsip tersebut, kata Syamsul, harus diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, bukan sekadar menjadi slogan.

Kepala sekolah diharapkan mampu membangun budaya kerja disiplin, meningkatkan kompetensi guru, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Ia menambahkan, peningkatan mutu pendidikan membutuhkan sinergi antara sekolah, guru, orang tua, masyarakat, dan pemerintah daerah agar berbagai program pendidikan dapat berjalan optimal.

Syamsul optimistis, kepemimpinan yang kuat dan pelaksanaan amanah secara bertanggung jawab akan mendorong kemajuan pendidikan di Aceh Tamiang sekaligus melahirkan generasi yang lebih berkualitas.(S04)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...