Konflik Lahan Pertambangan, Warga Geunang Adukan PT AJB ke Polisi

Tampak sejumlah warga melakukan aksi damai di sekitar areal pertambangan PT AJB, Desa Krueng Mangko, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya. Selasa 22 September 2026 [Dok. Polres Nagan Raya/rahasiaumum.com]

Nagan Raya. RU – Sekelompok masyarakat Geunang menggelar aksi damai di sekitar areal pertambangan PT Agrabudi Jasa Bersama (PT AJB), Desa Krueng Mangko, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, Selasa (22/09/2026).

Aksi tersebut dipicu oleh dugaan sengketa lahan antara warga dan perusahaan tambang.

Sebanyak 15 orang warga yang mengklaim sebagai pemilik lahan menyampaikan sejumlah tuntutan.

Mereka mendesak penyelesaian sengketa, meminta PT AJB menunjukkan bukti kepemilikan atau surat jual beli tanah, serta meminta aparat mengusut pihak-pihak yang diduga memperjualbelikan lahan tersebut secara sepihak.

Selain itu, massa mengumumkan rencana untuk melaporkan sengketa ini ke pihak kepolisian dan menuntut penghentian sementara aktivitas pertambangan hingga ada kejelasan hukum.

Menanggapi hal tersebut, manajemen PT AJB menyatakan telah melakukan upaya mediasi sebelumnya.

Pihak perusahaan menegaskan siap menyerahkan seluruh dokumen atau data surat jual beli kepada kepolisian jika masyarakat menempuh jalur hukum.

Namun, operasional pertambangan dipastikan tetap berjalan selama belum ada keputusan atau dasar hukum yang mengharuskan penghentian kegiatan.

Kapolsek Seunagan IPTU Muhammad Yacob yang ikut melakukan pengamanan aksi menyatakan kepolisian terbuka untuk menerima laporan resmi dari masyarakat jika ditemukan dugaan tindak pidana, selama ditunjang bukti yang lengkap.

Terkait desakan penghentian operasional tambang, Yacob menjelaskan bahwa langkah tersebut harus didasarkan pada kewenangan dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kepolisian baru akan melakukan penyelidikan setelah laporan resmi diterima dan ditemukan indikasi pelanggaran pidana,” jelasnya.

Di akhir aksi, warga menyerahkan salinan surat kepemilikan tanah milik masyarakat kepada Humas Eksternal PT AJB sebagai bentuk penyampaian aspirasi resmi.

Semula massa berencana menggelar unjuk rasa di dalam area pertambangan Desa Krueng Mangko.

Namun, setelah berkoordinasi dengan pihak perusahaan, lokasi kegiatan diarahkan ke pos keamanan pintu masuk PT AJB di Desa Batu Jaya, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...