Kutacane. RU – Bantuan terus mengalir bagi warga terdampak kebakaran di Desa Bambel Gabungan, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara.
Pada Sabtu (19/09/2026), giliran Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kesehatan dan Bisnis Pendidikan Teknologi (Bispentek) Universitas Nurul Hasanah yang menyerahkan logistik darurat kepada para korban.
Aksi sosial ini menyasar warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat musibah kebakaran pada Rabu, 16 September 2026.
Peristiwa tersebut menghanguskan 13 unit rumah dan merenggut tempat bernaung 59 jiwa.
Bantuan yang disalurkan mencakup bahan pangan pokok (sembako), pakaian, hingga uang tunai guna meringankan beban ekonomi warga.
Wakil BEM Kesehatan dan Bispentek, Fauzan Fikri, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat setempat.
“Kami dari BEM Universitas Nurul Hasanah sangat berduka atas terjadinya bencana kebakaran yang menimpa warga. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak,” kata Fauzan.
Di samping mendistribusikan kebutuhan dasar, Fauzan mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara untuk segera memprioritaskan penyediaan tempat tinggal sementara yang layak bagi korban pengungsian.
Langkah ini dinilai mendesak lantaran seluruh bangunan rumah warga telah hangus terbakar.
“Jangan sampai warga yang kehilangan rumah harus tinggal di tempat yang tidak layak. Pemerintah daerah perlu segera memastikan korban memiliki tempat yang aman dan layak untuk tinggal sementara,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemulihan pascabencana tidak boleh berhenti pada penyaluran bantuan logistik semata.
Penanganan harus berlanjut hingga penyediaan tempat tinggal yang layak terealisasi agar warga dapat kembali melanjutkan aktivitas harian secara wajar.(AFW11)













