Diduga Tersambar Petir, Seorang Petani Ditemukan Meninggal di Sawah

Lhoksukon. RU – Seorang petani bernama Sofyan (43), warga Gampong Cot Dah, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, ditemukan meninggal dunia di area persawahan, pada Rabu (02/09/2026.

Sofyan ditemukan warga sekitar pukul 15.15 WIB dalam kondisi telungkup di tanah. Ia diketahui pergi ke sawah sejak Selasa sore sekitar pukul 18.30 WIB untuk melihat kerbau miliknya yang saat itu tidak kunjung kembali ke kandang.

Kapolres Aceh Utara AKBPmelalui Kapolsek Tanah Luas, Ipda Marzuki mengatakan, pihak keluarga mulai mencari korban setelah menyadari Sofyan tak kunjung pulang.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, korban kemarin berangkat ke sawah untuk melihat kerbaunya,” kata Marzuki.

Pencarian dilakukan keluarga bersama warga di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Saat itu, wilayah tersebut diguyur hujan deras yang disertai sambaran petir.

Hingga akhirnya, warga menemukan korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa di area persawahan.

Menurut Marzuki, pemeriksaan awal yang dilakukan Tim Inafis Polres Aceh Utara menemukan tanda-tanda yang mengarah pada dugaan korban tersambar petir.

Setelah proses pemeriksaan di lokasi selesai, jasad Sofyan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Marzuki mengimbau warga, khususnya petani, untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera meninggalkan area terbuka seperti persawahan ketika hujan deras disertai petir.

“Bagi masyarakat yang sedang beraktivitas di area persawahan, segera mencari tempat berlindung yang aman apabila terjadi hujan disertai petir guna mencegah kejadian serupa,” kata Marzuki.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...