Bupati Aceh Barat Berhentikan Keuchik Cot Kumbang

Bupati Aceh Barat
Bupati Aceh Barat, Tarmizi. [Foto: Rahasiaumum.com/*]

Meulaboh. RU – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, memberhentikan keuchik Gampong Cot Kumbang, Kecamatan Arongan Lambalek, Amiruddin PW.

Pemberhentian Amiruddin tertuang dalam Keputusan Bupati Aceh Barat, Nomor 586 Tahun 2026 tentang pemberhentian sementara keuchik dan penunjukan pelaksana tugas Keuchik Gampong Cot Kumbang, Kecamatan Arongan Lambalek, yang ditetapkan pada 20 Juli 2026.

Pemberhentian jabatan keuchik ini juga merespons surat Ketua Tuha Peut Gampong Cot Kumbang, Nomor: 02/TP/CK/2026 tanggal 12 Juni 2026 perihal Permohonan Pemberhentian Keuchik, serta Surat Camat Arongan Lambalek Nomor: 400/342/2026 tanggal 13 Juni 2026.

Kemudian, Surat Camat Arongan Lambalek Nomor: 141/373/2026 tanggal 13 Juli 2026 perihal Rekomendasi Usulan Pjs. Keuchik Gampong Cot Kumbang Kecamatan Arongan Lambalek, yang menjadi salah satu dasar perhatian untuk dicopot sementara.

Dalam keputusan tersebut diterangkan, bahwa memberhentikan sementara Amiruddin dari jabatan Keuchik Gampong Cot Kumbang Kecamatan Arongan Lambalek paling lama tiga bulan terhitung mulai 21 Juli 2026.

Hingga saat ini, tidak ada penjelasan resmi dari pihak Pemkab Aceh Barat terkait pemberhentian Amiruddin PW dari jabatan keuchik Cot Kumbang tersebut.

Namun isu yang beredar di masyarakat menyebutkan, yang bersangkutan diberhentikan setelah pernyataannya terkait meninggalnya mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di sebuah gubuk di wilayah itu, menuai kecaman sejumlah pihak.

Sementara itu, untuk penggantinya, Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan pada Sekretariat Kecamatan Arongan Lambalek, Azhar, ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Keuchik Gampong Cot Kumbang.(TH05)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...