Meulaboh. RU – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang sebelumnya terjadi di Gampong Kleng, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, kini meluas ke dua desa lainnya, dengan titik api mencapai lima lokasi.
Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD Aceh Barat mengungkapkan, total luasan Karhutla saat ini sudah mencapai 9 hektare.
Adapun titik api Karhutla yaitu 0,5 hektar di Desa Gunong Kleng, Kecamatan Meureubo; 3 hektare di Desa Cot Seumeureung, dan 3 hektare di Desa Paya Lumpat, Kecamatan Samatiga; 0,5 hektare di Desa Lapang, dan 2 hektare di Desa Ujong Beurasok, Kecamatan Johan Pahlawan.
Karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Barat tersebut mengakibatkan terjadinya kerusakan vegetasi tanaman serta mengganggu pernapasan pengguna jalan dan warga sekitar.
Saat ini sejumlah pihak, baik itu dari personal BPBD Aceh Barat, TNI, Polri, masyarakat, dan juga Unit Kegiatan Mahasiswa Peduli Kebencanaan (UKM PK) Universitas Teuku Umar, berupaya melakukan pemadaman api.
Selain mengerahkan personel, BPBD juga turut mengerahkan sejumlah sarana dan prasarana untuk membantu proses pemadaman api berupa dua unit armada water supply, dua unit armada Damkar, satu unit D-Max, satu unit mesin air, serta terdapat dua unit armada pemadam dari Batalyon Infanteri 116 Garda Samudra.
“Kondisi terakhir, titik api di Desa Gunong Kleng sudah padam total, sementara untuk Karhutla yang berada di Desa Cot Seumeureung, Paya Lumpat, Lapang, dan Desa Leuhan atau Ujong Beurasok masih dalam proses penanganan dan sudah 35 persen tertangani,” ujar pihak BPBD Aceh Barat, dikutip Senin (20/07/2026).(TH05)













