Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas di Pemkab Pidie Jaya Capai Rp59,11 Juta

Korupsi perjalanan dinas
Ilustrasi - Dugaan korupsi belanja perjalanan dinas. [Foto: Rahasiaumum.com/*]

Meureudu. RU – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Aceh menemukan kelebihan pembayaran belanja perjalanan dinas pada sejumlah Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) di Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya sebesar Rp59.110.050.

Temuan tersebut tercantum dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Perwakilan Aceh Nomor 22.A/T/LHP/DJPKN-V.BAC/PPD.01/05/2026 tanggal 22 Mei 2026 atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya Tahun Anggaran 2025.

BPK mengungkapkan temuan tersebut berasal dari sejumlah ketidaksesuaian dalam pelaksanaan dan pertanggungjawaban perjalanan dinas. Di antaranya, terdapat pembayaran ganda uang harian perjalanan dinas pada sembilan SKPK sebesar Rp15.183.120.

Selain itu, BPK menemukan pembayaran perjalanan dinas yang dilaksanakan kurang dari delapan jam, tapi tetap dibayarkan uang harian penuh.

Padahal, Sesuai ketentuan, perjalanan dinas dengan durasi kurang dari delapan jam hanya dapat diberikan biaya pengganti berupa biaya transportasi lokal. 

Temuan lainnya berupa pembayaran biaya penginapan, uang harian, dan uang representasi yang tidak sesuai ketentuan serta tidak sesuai kondisi sebenarnya pada 18 SKPK dengan nilai Rp29.591.930.

Atas temuan tersebut, BPK merekomendasikan Bupati Pidie Jaya agar memerintahkan kepala SKPK terkait untuk memproses pengembalian kelebihan pembayaran belanja perjalanan dinas sebesar Rp59.110.050 sesuai ketentuan perundang-undangan dan menyetorkannya ke Kas Daerah.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...