Polisi Sita 2 Ton Solar Subsidi di Nagan Raya, Pelaku Kabur

Tampak sejumlah drum berisi BBM subsidi yang diselundupkan para pelaku yang melarikan diri saat anggota Polres Nagan Raya melakukan penggerebekan. Jumat 3 Juli 2026 [Dok. Polres Nagan Raya/rahasiaumum.com]

Nagan Raya. RU – Upaya penyelundupan atau penimbunan BBM bersubsidi di Kabupaten Nagan Raya kembali terbongkar.

Satreskrim Polres Nagan Raya mengamankan sekitar 2.000 liter Bio Solar di Kecamatan Beutong, Jumat (03/07/2026) dini hari, setelah menerima laporan warga terkait aktivitas mencurigakan.

Penggerebekan bermula sekitar pukul 00.05 WIB saat Unit Opsnal memperoleh informasi adanya penurunan BBM di Desa Gunong Nagan.

Petugas kemudian bergerak cepat ke lokasi dan tiba sekitar pukul 00.43 WIB.

Di tempat kejadian perkara, polisi menemukan sembilan drum berisi BBM yang diduga Bio Solar, terdiri atas tujuh drum plastik dan dua drum besi.

Seluruh barang ditinggalkan tanpa keberadaan pemilik yang diduga sudah melarikan diri sebelum petugas tiba.

Dengan kapasitas 200 liter per drum, total BBM yang diamankan diperkirakan mencapai 2.000 liter atau sekitar dua ton.

Seluruh barang bukti langsung dibawa ke Mako Satreskrim Polres Nagan Raya untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Nagan Raya AKP Muhammad Rizal menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi.

“Kami akan terus melakukan penindakan terhadap segala bentuk dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi yang merugikan negara dan masyarakat,” ujar Rizal.

Ia menambahkan, penyidik masih menelusuri asal-usul serta pihak yang bertanggung jawab atas temuan tersebut.

“Penyidik masih mendalami asal-usul maupun pihak yang bertanggung jawab atas kepemilikan BBM tersebut,” katanya.

Polres Nagan Raya juga mengajak masyarakat aktif melapor bila menemukan indikasi penyalahgunaan distribusi BBM subsidi, sebagai bagian dari pengawasan bersama agar penyaluran tepat sasaran.(*)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...