Meulaboh. RU – Sejumlah masyarakat di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat mengeluhkan sulitnya mendapatkan pasokan LPG subsidi isi 3 Kilogram dari pihak pangkalan/penyalur resmi dalam tiga hari terakhir.
Elpiji subsidi tersebut malah lebih mudah ditemukan di pedagang pengecer dengan harga mencapai Rp40 ribu hingga Rp45 ribu/tabung.
Menurut warga, pasokan elpiji subsidi yang masuk ke pangkalan langsung habis dalam waktu 1–2 jam.
Sementara di tingkat pengecer, pedagang menjualnya dengan harga tinggi di luar kewajaran.
Terkait keluhan warga itu, Bupati Aceh Barat berjanji akan memanggil pihak Pertamina dan pihak terkait lainnya guna mengantisipasi dugaan “permainan” atau penyelewengan yang menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan elpiji subsidi.
“Kami juga akan melakukan sidak terkait dengan hal ini bersama pihak keamanan dan penegak hukum,” ujar Bupati Tarmizi, dikutip Minggu (28/06/2026).(TH05)













