Rahmat Irfan Terpilih Aklamasi Jadi Ketua KORMI Abdya 2026-2030

Ketua KORMI Abdya, Rahmat Irfan (dua dari kiri) salam komando usai terpilih di Kantor Disporaparekraf setempat. Kamis 18 Juni 2026 [Dok. rahasiaumum.com/T018]

Blangpidie. RU – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) resmi terbentuk dengan terpilihnya Rahmat Irfan sebagai ketua secara aklamasi untuk masa bakti 2026–2030 dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) di Kantor Disporaparekraf Abdya, Kamis (18/06/2026).

Musyawarah tersebut menjadi langkah awal pembentukan struktur organisasi KORMI di Abdya yang sebelumnya baru berada pada tahap mandat dari KORMI Aceh.

Salah seorang penerima mandat dari KORMI Aceh, Said Alwi, menjelaskan bahwa Muskab digelar untuk membentuk kepengurusan definitif agar organisasi dapat berjalan efektif.

“Sebagai penerima mandat dari KORMI Aceh hanya bisa melakukan Muscab. Untuk agenda selanjutnya tergantung ketua terpilih dan pengurus,” katanya.

Ia menyebut seluruh peserta musyawarah sepakat mempercayakan kepemimpinan kepada Rahmat Irfan.

“Alhamdulillah, acaranya berjalan lancar dan sukses. Para peserta mempercayai saudara Rahmat Irfan untuk memimpin KORMI Abdya selama lima tahun ke depan,” ujarnya.

Rahmat Irfan yang juga anggota DPRK Abdya menyampaikan ajakan untuk membangun organisasi secara bersama-sama.

“Alhamdulillah, dalam Muskab KORMI tadi, teman-teman mempercayai saya untuk memimpin KORMI Abdya,” jelasnya.

Ia berharap dukungan semua pihak agar KORMI Abdya dapat berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Untuk menjalankan roda organisasi ini, tentunya kami memerlukan masukan dan kritikan yang membangun dari semua pihak,” pungkasnya.

Sebelumnya, KORMI Aceh telah memberikan mandat kepada Safrizal, Said Alwi, dan Ronny Firmansyah untuk membentuk kepengurusan awal di Abdya.(T018)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...