Banda Aceh Berkolaborasi dengan USK, Siap Jadi Pusat Industri Parfum di Indonesia

Banda Aceh Berkolaborasi dengan USK, Siap Jadi Pusat Industri Parfum di Indonesia

Banda Aceh. RU – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, bersama Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah, Pj Sekda Bachtiar, serta sejumlah pejabat jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh melakukan kunjungan ke Universitas Syiah Kuala (USK) pada Sabtu (22/03/2025).

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Rektor USK, Prof. Marwan, didampingi Wakil Rektor Agussabti, para dekan, serta pejabat lainnya di Gedung Senat USK.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat kerja sama antara Pemko Banda Aceh dan USK, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan sektor-sektor strategis lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Illiza mengungkapkan gagasan besar untuk menjadikan Banda Aceh sebagai pusat industri parfum di Indonesia. Menurutnya, Aceh memiliki komoditas Nilam berkualitas terbaik dunia, yang dapat menjadi keunggulan dalam pengembangan industri parfum nasional.

“Kami ingin menjadikan Banda Aceh seperti Kota Grasse di Prancis, yang dikenal sebagai kiblat industri parfum dunia. Dengan potensi Nilam yang besar dan SDM kreatif, Banda Aceh siap menjadi pusat industri parfum Indonesia,” ujar Illiza.

Ia juga menyampaikan bahwa rencana ini telah dibahas dengan Gubernur Kalimantan Timur, yang menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dalam menyukseskan program tersebut.

“Sebanyak 70 persen Nilam Indonesia berasal dari Aceh. Banda Aceh juga memiliki SDM muda yang kreatif. Untuk bahan baku, kita akan berkolaborasi dengan daerah sekitar seperti Aceh Besar dan Aceh Barat. Bahkan, kita sudah menjalin kerja sama dengan Sabang dan Aceh Besar melalui program Banda Aceh – Sabang – Jantho (Basajan),” tambahnya.

Sementara itu, Rektor USK, Prof. Marwan, menyambut baik rencana ini dan menyatakan kesiapan USK dalam mendukung pengembangan industri parfum melalui riset, inovasi, serta penguatan SDM.

“USK siap berkontribusi dalam pengembangan industri parfum di Banda Aceh. Melalui penelitian dan inovasi, kami akan mendukung penuh upaya ini. Selain itu, USK juga siap memperkuat kerja sama dengan Pemko Banda Aceh dalam berbagai sektor, termasuk melalui program Banda Aceh Academy, yang diharapkan menjadi pusat pendidikan dan pelatihan unggulan,” ujar Prof. Marwan.

Ia juga menambahkan bahwa USK akan terus meningkatkan sinergi dalam bidang pendidikan dan kesehatan, termasuk kelanjutan kerja sama dengan Rumah Sakit Meuraxa.

Wali Kota Illiza menyambut baik dukungan USK dan meyakini bahwa kolaborasi ini akan mempercepat realisasi Banda Aceh sebagai pusat industri parfum nasional, sekaligus memperkuat kualitas pendidikan di kota ini.

Dengan sinergi antara Pemko Banda Aceh dan USK, diharapkan Banda Aceh tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata unggulan, tetapi juga sebagai pusat industri parfum berkelas dunia, serta kota dengan SDM dan kualitas pendidikan yang terus berkembang.(*)

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...