Banda Aceh. RU – Pagi di halaman Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Jumat (14/08/2026), diwarnai suasana berbeda.
Hampir 200 warga pengadilan bersama keluarga mengikuti gerak jalan santai dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Mahkamah Agung (MA) dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh A. Bondan, SH, MH, membuka kegiatan dengan mengangkat bendera start.
Dari halaman pengadilan, peserta kemudian menyusuri sejumlah ikon Kota Banda Aceh.
Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh Dr Sutio turut mengikuti kegiatan tersebut.
Ia berjalan bersama istri, para hakim, keluarga, serta jajaran kepaniteraan, kesekretariatan dan pegawai.

Ketua Panitia Gerak Jalan, Dr Firmansyah, SH, MH, mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari Pekan Olahraga Pengadilan Tinggi Banda Aceh 2026 yang berlangsung sejak 10 Agustus hingga puncaknya pada 19 Agustus.
“Pesertanya hampir 200 orang. Selain hakim, kepaniteraan, kesekretariatan dan pegawai, kegiatan ini juga diikuti para istri dan anak-anak,” kata Firmansyah.
Menurut dia, gerak jalan menjadi kegiatan dengan jumlah peserta terbanyak dibandingkan cabang perlombaan lainnya.
Seluruh keluarga besar Pengadilan Tinggi Banda Aceh dapat mengikuti kegiatan tersebut tanpa pendaftaran khusus.
Peserta menempuh rute sekitar 5 kilometer.
Perjalanan dimulai dari halaman pengadilan menuju kawasan Pendopo Gubernur, kemudian melewati sisi Masjid Raya Baiturrahman, Blang Padang dan Museum Tsunami, sebelum kembali ke Gedung Pengadilan Tinggi Banda Aceh.
Firmansyah mengatakan peserta cukup hadir sebelum pukul 08.00 WIB dengan mengenakan pakaian olahraga serta atribut bernuansa merah putih.
Pekan Olahraga PT Banda Aceh 2026 juga diisi berbagai perlombaan, antara lain tenis meja, tenis lapangan, mini soccer, domino, makan kerupuk, estafet bola, karaoke, jalan tali, lari kardus, menara gelas, lomba masak, line dancer hingga ngulek rujak.
Panitia turut menyiapkan doorprize berupa suvenir unik bagi peserta seusai gerak jalan.
Kehadiran keluarga membuat suasana semakin semarak.
Hakim Tinggi Ad Hoc Tipikor sekaligus Humas PT Banda Aceh, Dr Taqwaddin, hadir bersama istrinya dan mengaku menikmati kegiatan tersebut.
“Untung hanya 5 kilometer. Mungkin kalau lebih jauh lagi, saya tidak sanggup,” ujar Taqwaddin sembari tertawa.
Hakim berusia 63 tahun itu menilai olahraga bersama menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan keluarga besar Pengadilan Tinggi Banda Aceh.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi pimpinan, hakim, pegawai dan keluarga untuk berbaur di luar rutinitas pekerjaan.(RSR12)













