Aceh Besar. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk mengisi 12 jabatan strategis di lingkungan pemerintah daerah.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mendukung percepatan pembangunan daerah.
Sekretaris Daerah Aceh Besar, Bahrul Jamil, mengatakan seleksi terbuka tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan birokrasi yang profesional dan berintegritas.
“Seleksi JPT ini menjadi momentum penting untuk mendapatkan pejabat yang benar-benar memiliki kapasitas, inovasi, dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Kita ingin birokrasi Aceh Besar semakin kuat dan responsif terhadap kebutuhan publik,” kata Bahrul Jamil, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Kamis (11/06/2026).
Adapun jabatan yang dibuka meliputi Sekretaris DPRK, Inspektur, Kepala Badan Kesbangpol, serta kepala dinas di bidang kesehatan, pendidikan, komunikasi dan informatika, perhubungan, pertanian, sosial, kelautan dan perikanan, pariwisata, perpustakaan dan kearsipan.
Bahrul menegaskan seluruh tahapan seleksi akan berlangsung secara terbuka, objektif, dan akuntabel tanpa ruang bagi praktik titipan maupun intervensi.
“Kami memastikan proses ini berjalan secara transparan dan akuntabel. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing secara sehat berdasarkan kompetensi dan rekam jejak masing-masing,” ujarnya.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman ASN Karier BKN mulai 11 hingga 25 Juni 2026.
Sementara berkas lamaran diterima pada 12-26 Juni 2026 di Sekretariat Panitia Seleksi JPT Pratama Kabupaten Aceh Besar.
Persyaratan utama di antaranya berstatus PNS, berpendidikan minimal S-1/D-IV, berpangkat minimal Pembina (IV/a), memiliki pengalaman jabatan terkait sedikitnya lima tahun, serta berusia maksimal 56 tahun saat pelantikan.
Tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi dan rekam jejak, assessment center, penulisan makalah dan presentasi, serta wawancara. Hasil akhir seleksi dijadwalkan diumumkan pada 17 Juli 2026.
“Pemkab Aceh Besar membutuhkan sosok pemimpin perangkat daerah yang mampu bekerja cepat, adaptif, dan memiliki visi pembangunan yang jelas. Karena itu kami berharap para ASN terbaik dapat mengambil bagian dalam seleksi ini,” kata Bahrul.(*)













