60 Anak Yatim di Karang Baru Terima Santunan dari Mandor Pembersihan Lumpur

Tampak Zulham Effendi saat menyerahkan santunan kepada para anak yatim dan piatu usai acara pembacaan doa syukuran yang dipimpin Imam Desa. Senin 8 Juni 2026 [Dok. rahasiaumum.com/T018]

Kualasimpang. RU – Di tengah proses pemulihan pascabanjir hidrometeorologi di Aceh Tamiang, seorang mandor pelaksana pembersihan lumpur sisa banjir membagikan santunan kepada sekitar 60 anak yatim dan piatu di Desa Dalam, Kecamatan Karang Baru, Senin (08/06/2026).

Santunan tersebut diberikan sebagai bentuk rasa syukur atas keselamatan dan kesehatan yang dirasakan selama proses pembersihan material lumpur pascabanjir yang melibatkan puluhan pekerja.

Mandor pelaksana, Zulham Effendi, mengatakan kegiatan itu menjadi ungkapan terima kasih kepada Allah SWT setelah timnya berhasil menyelesaikan pekerjaan pembersihan di berbagai fasilitas umum dan aset pemerintah yang terdampak banjir.

“Alhamdulillah, Allah telah memberikan nikmat selamat dan sehat kepada kami dalam membersihkan material lumpur sisa banjir bandang,” ujar Zulham seusai menyerahkan santunan.

Menurut dia, proses pembersihan lumpur dilakukan dengan melibatkan tenaga kerja lokal yang terdampak banjir.

Langkah tersebut diambil untuk membantu masyarakat yang kehilangan mata pencaharian akibat bencana.

“Seluruh pekerja, kami melibatkan tenaga kerja lokal. Saya menyadari, mereka yang kehilangan tempat tinggal dan pekerjaan pasti membutuhkan lapangan kerja guna menafkahi anak istrinya,” katanya.

Zulham menegaskan, pihaknya berkomitmen tidak hanya membantu pemulihan infrastruktur, tetapi juga mendorong pemulihan ekonomi masyarakat setempat.

“Kami berkomitmen untuk terus bergerak membantu pemulihan daerah ini. Fokus kami tidak hanya pada aspek teknis pembersihan, tetapi juga bagaimana keberadaan proyek ini bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat lokal,” ujarnya.

Kegiatan santunan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan dihadiri Datok Penghulu Kampung Dalam, tokoh masyarakat, imam kampung, serta puluhan anak yatim dari Kampung Dalam dan Kampung Bundar.(S011)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...