Kualasimpang. RU – Di tengah proses pemulihan pascabanjir hidrometeorologi di Aceh Tamiang, seorang mandor pelaksana pembersihan lumpur sisa banjir membagikan santunan kepada sekitar 60 anak yatim dan piatu di Desa Dalam, Kecamatan Karang Baru, Senin (08/06/2026).
Santunan tersebut diberikan sebagai bentuk rasa syukur atas keselamatan dan kesehatan yang dirasakan selama proses pembersihan material lumpur pascabanjir yang melibatkan puluhan pekerja.
Mandor pelaksana, Zulham Effendi, mengatakan kegiatan itu menjadi ungkapan terima kasih kepada Allah SWT setelah timnya berhasil menyelesaikan pekerjaan pembersihan di berbagai fasilitas umum dan aset pemerintah yang terdampak banjir.
“Alhamdulillah, Allah telah memberikan nikmat selamat dan sehat kepada kami dalam membersihkan material lumpur sisa banjir bandang,” ujar Zulham seusai menyerahkan santunan.
Menurut dia, proses pembersihan lumpur dilakukan dengan melibatkan tenaga kerja lokal yang terdampak banjir.
Langkah tersebut diambil untuk membantu masyarakat yang kehilangan mata pencaharian akibat bencana.
“Seluruh pekerja, kami melibatkan tenaga kerja lokal. Saya menyadari, mereka yang kehilangan tempat tinggal dan pekerjaan pasti membutuhkan lapangan kerja guna menafkahi anak istrinya,” katanya.
Zulham menegaskan, pihaknya berkomitmen tidak hanya membantu pemulihan infrastruktur, tetapi juga mendorong pemulihan ekonomi masyarakat setempat.
“Kami berkomitmen untuk terus bergerak membantu pemulihan daerah ini. Fokus kami tidak hanya pada aspek teknis pembersihan, tetapi juga bagaimana keberadaan proyek ini bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat lokal,” ujarnya.
Kegiatan santunan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan dihadiri Datok Penghulu Kampung Dalam, tokoh masyarakat, imam kampung, serta puluhan anak yatim dari Kampung Dalam dan Kampung Bundar.(S011)














