PUPR Aceh Tenggara Usulkan Perbaikan Jembatan Kampung Selamat-Lawe Serke

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Aceh Tenggara, Sujarno. Selasa 19 Mei 2026. [Dok. rahasiaumum.com/AFW016]

Kutacane. RU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Aceh Tenggara mengusulkan perbaikan jembatan penghubung Desa Kampung Selamat dan Desa Lawe Serke, Kecamatan Lawe Sigala-gala, melalui program Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Aceh Tenggara Sujarno mengatakan anggaran yang diajukan untuk rehabilitasi jembatan tersebut mencapai Rp 2,65 miliar.

“Untuk perbaikan jembatan tersebut sudah kita usulkan ke R3P sebesar Rp 2,65 miliar,” kata Sujarno saat dikonfirmasi rahasiaumum.com, Selasa (19/05/2026).

Menurut dia, pengajuan itu merupakan respons pemerintah daerah terhadap kondisi jembatan yang dinilai memprihatinkan dan membutuhkan penanganan segera.

Selain menjadi akses utama masyarakat, jembatan tersebut juga dilintasi kendaraan pengangkut sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kecamatan Lawe Sigala-gala.

Sujarno menyebut kerusakan pada jembatan dikhawatirkan menghambat aktivitas warga serta operasional pelayanan pengangkutan sampah.

Sebelumnya, masyarakat meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara segera memperbaiki jembatan penghubung Desa Kampung Selamat dan Desa Lawe Serke karena dinilai membahayakan pengguna jalan.

Saat ini, jembatan masih terbuat dari papan dan kayu. Ketika hujan turun, permukaannya menjadi licin sehingga kerap menyebabkan warga terjatuh saat melintas.

Berdasarkan pantauan di lokasi, jalur tersebut digunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Selain dilalui warga, akses itu juga menjadi lintasan armada pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Aceh Tenggara.

Salah seorang warga, Adi, mengatakan masyarakat sudah lama mengeluhkan kondisi jembatan karena belum pernah diperbaiki secara menyeluruh.

“Jembatan ini sudah lama tidak diperbaiki. Ketika hujan, beberapa warga sering terjatuh karena licin,” ujar Adi, Senin, 18 Mei 2026.(AFW016)

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...