Lhoksukon. RU – Banjir rob dan abrasi akibat gelombang pasang purnama air laut dan cuaca ekstrem yang terjadi sejak empat hari lalu di Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, mengakibatkan rumah warga dan hunian sementara penyintas banjir ikut terendam.
Berdasarkan laporan BPBD Aceh Utara, banjir rob dan abrasi masih menggenangi sebagian rumah warga dan hunian sementara di Kecamatan Lapang (Kuala Cangkoi, Kuala Keretou dan Matang Tunong), Seuneddon (Lhok Puuk dan Cot Puuk).
Selain di Kecamatan Lapang, banjir rob juga terjadi di Kecamatan Samudera di Gampong Sawang dan Blang Nibong, Kecamatan Muara Batu di Gampong Cot Seurani dan Bungkaih, Kecamatan Dewantara di Gampong Geulumpang Kuala Sulu Timur dan Bluka Teubai.
Untuk antisipasi bencana tersebut tidak terulang kembali, Bupati Aceh Utara akan mengusulkan pembangunan tanggul di sepanjang pesisir pantai Aceh Utara yang kerap terimbas banjir rob dan abrasi.
“Solusi jangka panjang pembangunan tanggul pemecah ombak. Kami akan usulkan bersamaan dengan seluruh data kerusakan ke pemerintah pusat, melalui BNPB dan kementerian,” kata Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, dikutip Selasa (19/05/2026).
Ia menambahkan, Pemkab Aceh Utara akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat melalui BNPB dan instansi terkait untuk penanganan jangka panjang, mengingat keselamatan warga adalah prioritas utama dan upaya pencegahan harus segera dilakukan agar tidak ada korban jiwa akibat banjir susulan.(TH05)














