Banda Aceh. RU – Sejumlah bencana berupa angin kencang dan kebakaran melanda beberapa wilayah di Kota Banda Aceh dalam beberapa hari terakhir, mengakibatkan kerusakan rumah warga serta berdampak pada puluhan jiwa.
Peristiwa pertama terjadi Jumat, 15 Mei 2026, saat angin kencang menerjang Gampong Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, dan Gampong Ulee Pata, Kecamatan Jaya Baru.
Cuaca ekstrem tersebut merusak sejumlah bangunan, termasuk rumah milik Ibrahim Hasyim di Alue Naga yang kehilangan seluruh atapnya.
Lima anggota keluarga turut terdampak dalam kejadian itu.
Pada hari yang sama, angin kencang juga menyebabkan kerusakan di Ulee Pata, namun hanya berdampak pada bagian kanopi garasi rumah warga tanpa merusak bangunan utama.
Masih di waktu berbeda, kebakaran terjadi di Gampong Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, Jumat, 15 Mei 2026, sekitar pukul 21.30 WIB.
Sebanyak 13 jiwa terdampak akibat peristiwa tersebut.
Kebakaran juga kembali terjadi di Gampong Alue Deah Teungoh, Kecamatan Meuraxa, Minggu, 17 Mei 2026, sekitar pukul 13.00 WIB.
Api membakar bangunan gudang di samping rumah warga bernama Yuliati yang memiliki tanggungan empat anak, sementara rumah utama tidak ikut terbakar.
Dari pantauan rahasiaumum.com, Senin (18/05/2026), sebagian korban kejadian tersebut telah menerima bantuan yang disalurkan Dinas Sosial Kota Banda Aceh.
Terutama pada kejadian yang berdampak pada kerusakan berat dan kehilangan tempat tinggal.
Terkait potensi cuaca ekstrem dan risiko kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu, Pemko Banda Aceh mengimbau masyarakat harus lebih waspada.(R015)














